SUKSES dari hobi, mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan pemuda asal Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang ini. Dari hobinya memelihara ikan koi, kini dia berhasil meraup pundi-pundi rupiah.
Di sebuah pekarangan rumah di Jl Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Jombatan ini, dua pemuda terlihat santai memandangi kolam air. Ada sekitar lima petak kolam. Di dalamnya berbagai ikan warna-warni tengah asyi menerkam makanan.
Tidak sembarang kolam, kolam-kolam ini herus memiliki sirkulasi air yang baik. Ratusan ikan terlihat berenang bebas. Ada yang warnanya Merah, hitam, kuning, putih corak ikan ini terlihat meriah dan menyegarkan. ”Ini ikan koi,” terang Rionata Rifki Kharismanda, 20, peternak koi.
Rionata, sudah setahun terakhir menggeluti budi daya ikan hias air tawar ini. Berawal saat beberapa tahun lalu ia mulai menggemari ikan hias asal Negeri Matahari Terbit ini. ”Awalnya saya hanya memelihara sekitar 14 ekor ikan,” lanjutnya.
Seiring ikannya terus bertambah, ia pun berinisiatif menawarkan ikan-ikan yang ia pelihara itu, ternyata pasarnya baik. ”Waktu itu laku sampai Rp 2 juta, sampai dapat uang Rp 10 jutaan kok, akhirnya saya mulai seriusi budi daya ikan koi,” tambahnya.
Berbekal pengalamannya memelihara koi, ia pun menyulap pekarangan rumahnya menjadi kolam-kolam untuk pembesaran sekaligus showroom ikannya. Sejumlah ikan anakan pun ia datangkan dan kembangkan sendiri. ”Sekarang di sini ada kurang lebih 200 ekor ini di kolam, yang di pembesaran masih lebih banyak lagi,” tambahnya.
Di kolamnya ini, ia memelihara beberapa jenis ikan koi. ”Jenisnya ada kohaku, sanke, showa dan shiro. Yang paling diburu itu showa, jadi perpaduan merah putih hitam itu yang mahal,” imbuh Rionata.
Bahkan, dari bisnisnya ini, mahasiswa salah satu perguruan tinggi yang berorientasi Migas ini menyebut mampu mendapat omzet hingga Rp 20 juta perbulannya. ”Selama pandemi setahun terakhir ini memang lagi banyak banget peminatnya, mungkin karena banyak orang di rumah ya, jadi pada cari kesibukan itu,” pungkasnya.
Editor : M Nasikhuddin