Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ditetapkan Sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK), Satu-satunya di Jombang

Rojiful Mamduh • Rabu, 29 September 2021 | 00:22 WIB
SMK Bakti Indonesia Medika (BIM) Jombang
SMK Bakti Indonesia Medika (BIM) Jombang


JOMBANG – Sebagai SMK unggulan di Jombang, SMK Bakti Indonesia Medika (BIM) Jombang terus mengukir prestasi selama pandemi Covid-19. Baru baru ini, SMK yang terletak di Jl Kemuning 57A Jombang ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) berdasarkan SK Direktorat Jendral Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI No. 22/D/O/2021.



Kepala SMK BIM Jombang Widiyanto Rhamandani SPsi, MM menjelaskan, dari 15.000 SMK di Indonesia hanya 900 yang ditetapkan sebagai SMK PK. Di bidang kesehatan, hanya ada empat SMK di Jatim dan SMK BIM menjadi satu-satunya SMK bidang kesehatan yang terpilih di Jombang.



”Alhamdulillah salah satu pencapaian SMK BIM. Ini semua tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Tentu mengharuskan kami lebih bekerja keras lagi menyukseskan program ini. Karena bagi kami No Challenge No Fun, tidak ada tantangan tidak seru,’’ ujarnya kemarin (23/9). 



Sejalan ini, SMK BIM juga sudah menjalin kemitraan dengan RS Unair Surabaya untuk program pengembangan keunggulan. “Di antaranya magang siswa dan guru, penyelarasan laboratorium sesuai standar rumah sakit, serta penyaluran magang ke luar negeri,’’ tambah dia.



Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemendikbud Wikan Sakarinto, menjelaskan SMK PK merupakan upaya pengembangan SMK dengan program keahlian tertentu, agar ada peningkatan kualitas dan kinerja. Program ini diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia industri dan dunia kerja (Iduka), serta menjadi SMK rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.



”Jadi SMK PK akan menjadi pusat rujukan bagi SMK lain,” ujar dia saat peluncuran program SMK Pusat Keunggulan secara daring pekan lalu. Program SMK PK bakal menyelenggarakan pelatihan kepala sekolah, guru kejuruan, kurikulum (pembelajaran dengan paradigma baru sesuai kebutuhan Iduka), digitalisasi sekolah, pendampingan pengembangan ruang lingkup kerja sama Iduka, juga pendampingan dari perguruan tinggi,” urainya.



Dia menambahkan, program ini tidak hanya menekankan konteks keunggulan untuk satuan pendidikan sendiri. Namun lebih dari itu, bermakna menciptakan SDM unggul yang mengakselerasi SMK lain untuk turut menjadi unggul. “SMK PK menjadi akselerator dan pelatih bagi SMK lainnya,” tambah Wikan.


Hal senada disampaikan Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim, yang menyebut SMK PK memiliki terobosan komprehensif untuk menjawab tantangan zaman dalam rangka pembenahan kondisi SMK sekarang. ”Agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja,” pungkasnya dalam paparan secara daring.


Editor : Rojiful Mamduh