Saat ngaji Sabtu (18/9), Pengasuh Pesantren Hidayatul Quran, Sentul, Tembelang, Ustad Yusuf Hidayat, menjelaskan larangan memaki. Sebagaimana disebut dalam QS Al An’am 108. Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.
’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Siapa yang menjelek-jelekkan saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati kecuali mengamalkan dosa tersebut,’’ tuturnya mengutip hadis riwayat Tirmidzi nomor 2505.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, setiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. ’’Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut,’’ tegasnya.
Ada orang yang selalu mencaci maki pelacur. Akhirnya, dia sendiri menjadi pelacur. Ada orang mencaci maki tukang minum khomer yang memabukkan. Akhirnya, dia sendiri kesandung narkoba. Ada orang mencaci maki koruptor. Akhirnya, dia sendiri ditangkap karena korupsi.
Sikap muslim adalah diam. Menasehati dengan cara empat mata. Dan berharap kebaikan pada saudaranya. Terlebih ketika saudaranya itu sudah menyesal dan mengaku salah.
’’Membicarakan atau bahkan mencela kesalahan orang lain, bisa membuat kita sendiri terjerumus dalam dosa yang sama,’’ jelasnya.
Karena ada faktor kagum terhadap diri sendiri. Juga sombong, mensucikan diri dan merendahkan orang lain.
’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan satu kalimat, ia tidak menganggapnya berbahaya. Padahal dengan sebab satu kalimat itu ia terjungkal selama 70 tahun di dalam neraka,’’ urainya.
Dari Watsilah bin al Asqa, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Janganlah engkau menampakkan rasa gembira saat saudaramu sesama muslim menderita kesusahan. Hal itu menjadi sebab Allah menyayanginya dan menimpakan cobaan pada dirimu.
Sikap terbaik kepada pelaku maksiat yakni mendoakan agar Allah memberinya hidayah untuk tobat. Sebab Allah kuasa memberi hidayah kepala pelaku maksiat. Serta kuasa mencabut hidayah dari pelaku taat.
Kepada orang kafir, sikap terbaik kita adalah mendoakan agar mereka diberi Allah hidayah sehingga bisa masuk Islam. Allah kuasa memberi hidayah kepada siapapun. Allah juga kuasa mencabut hidayah dari siapapun.
Editor : Rojiful Mamduh