Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Insentif Nakes Untuk RSUD Jombang dan RSUD Ploso Cair Rp 26,7 Miliar

Rojiful Mamduh • Kamis, 9 September 2021 | 16:25 WIB
Insentif Nakes Untuk RSUD Jombang dan RSUD Ploso Cair Rp 26,7 Miliar
Insentif Nakes Untuk RSUD Jombang dan RSUD Ploso Cair Rp 26,7 Miliar

JOMBANG – Insentif tenaga kesehatan (nakes) yang belum dibayar hingga enam bulan, akhirnya cair kemarin (8/9). Total ada Rp 26 miliar yang masuk ke rekening masing-masing nakes. Selain RSUD Jombang, insentif itu juga diberikan kepada nakes di RSUD Ploso.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang Muhammad Nashrulloh, menjelaskan kalau insentif nakes sudah dicairkan dari rekening daerah per (7/9) kemarin. Sebenarnya, total anggaran yang disiapkan Pemkab Jombang, untuk membayar insentif nakes sebesar Rp 37,5 miliar.
Kemudian pada Juli lalu, ada pencairan sebesar Rp 12 miliar lebih. Pencairan pertama ini untuk membayar insentif nakes tahun 2020 yang belum dibayar oleh pemerintah pusat. ”Selanjutnya kita cairkan lagi (7/9) kemarin sebanyak Rp 14,7 miliar,’’ tambahnya.
Nashrulloh menambahkan, proses pencairan insentif tenaga kesehatan memang melalui proses cukup panjang. Dimulai dengan pengajuan insentif ke Dinkes, baik dari RSUD Ploso maupun RSUD Jombang. Selanjutnya, aparat pengawas internal pemerintah (APIP), dalam hal ini, Inspektorat Jombang, melakukan review atas usulan OPD tersebut. ”Hasil review ini  sebagai dasar pencairan atau untuk pengajuan permohonan pencairan,’’ jelas dia.
Setelah lolos review, Dinkes kemudian mengirim surat permintaan pembayaran (SPP) dan surat perintah membayar (SPM) ke BPKAD Jombang. ”Setelah itu kita cairkan,’’ tegasnya.
Terpisah, Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran kepada koran ini membenarkan bila pencairan insentif nakes telah masuk per (8/9) kemarin. ”Per hari ini (kemarin, Red) sudah kami transfer ke masing-masing rekening nakes untuk bulan Januari - Juni,’’ ujarnya.
Dijelaskan, total ada 300-an nakes di RSUD Jombang yang bertugas melayani pasien Covid-19. Total anggaran insentif yang dicairkan sekitar Rp 10 miliar. ”Masing-masing nakes tidak sama. Besarannya tergantung jam kerja menangani pasien serta, sehingga setiap profesi berbeda,’’ tambah dia.
Saat ditanya insentif bulan Juli-September, Pudji mengaku masih dalam proses. ”Jadi pembayaran sekarang hanya Januari-Juni. Sisanya, masih proses administrasi,’’ bebernya.
Penjelasan senada disampaikan dr Achmad Iskandar Dzulqornain Direktur RSUD Ploso, yang menyebut insentif untuk ratusan nakes di tempatnya memang sudah cair per (8/9) kemarin. ”Untuk nakes RSUD Ploso, Januari-Juni sore tadi (kemarin, Red) sudah masuk rekening masing-masing,’’ bebernya.
Hanya saja, ia belum bisa menjelaskan secara rinci berapa anggaran insentif yang sudah cair. Ia menyampaikan, jumlah nakes yang diusulkan untuk mendapat insentif sekitar 130 orang. ”Jumlahnya kurang paham. Namun sekitar Rp 2,9 miliar untuk sekitar 130 nakes untuk insentif Januari-Juni 2021,’’ pungkas Iskandar. (ang/bin)

Editor : Rojiful Mamduh
#berita jombang