Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Rawon Suwir ala Rawon Klenteng Jombang

Rojiful Mamduh • Sabtu, 4 September 2021 | 16:50 WIB
Rawon Suwir ala Rawon Klenteng Jombang
Rawon Suwir ala Rawon Klenteng Jombang

SEBUAH warung yang berdiri di sebelah utara Taman Mojoagung ini nampak sederhana. Namun, warung ini nyaris tak pernah sepi pengunjung. Menu utamanya, nasi rawon dengan daging suwir.
“Menu utamanya memang rawon, tapi juga ada menu lain seperti soto, kare ayam dan nasi rames,” ucap Romlah, 62, pemilik warung. Meski menjual banyak menu, namun nama warungnya hingga kini tak berubah, Rawon Klenteng.
Nama itu sendiri, disebutnya juga lahir dari sebutan masyarakat yang sejak dulu mampir di warungnya. Terlebih karena lokasi warungnya memang berdampingan dengan Klenteng Boo Hway Bio Mojoagung. “Sejak tahun 1990 saya buka ya di sini, tidak pernah pindah, cuma perbedaannya dulu warung bambu, sekarang sudah permanen,” lanjutnya.
Awalnya, warga Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang ini memang hanya menjual nasi rawon. Ia menyajikan dengan cara berbeda. “Biasanya rawon itu pakai daging empal atau daging yang direbus di kuah, kita pakai daging suwir, harganya juga murah dan ternyata banyak yang suka,” tambah dia.
Warungnya pun semakin ramai dan dikenal. Tujuh tahun kemudian, ia merambah variasi makanan lain, meski menu rawon tetap dipertahankan. Kini, ia masih menjual nasi rawon dengan harga ramah di kantong.
Untuk seporsi nasi rawon dengan isian tempe goreng dan daging suwir serta kerupuk, Romlah menjual dengan harga Rp 10 ribu. “Biasanya Rp 13 ribu sama minum,” katanya. Dengan harga yang murah itu, tak heran selalu banyak pengunjung yang datang ke warungnya.
Di hari biasa, ia bisa menjual hingga 800 porsi nasi. Jumlah ini bisa membengkak saat hari libur atau akhir pekan. “Bisa sampai 1.100 porsi perhari,” pungkas Romlah.

Editor : Rojiful Mamduh
#berita jombang