Memelihara ular jadi hobi karena perawatannya mudah. Serta mampu menghilangkan stres. ’’Untuk perawatannya, saya menyiapkan tempat kotak berukuran 30 x 60 cm,’’ kata Alfian. Dia memesannya ke tukang las.
Perawatan ball python tak butuh perhatian ekstra. Pemilik hanya memberi makan 10 hari sekali. ’’Makannya tikus putih seminggu sekali atau 10 hari sekali,’’ jelasnya.
Ia merawat ular untuk mengisi waktu luang. Pulang kerja, dia selalu meluangkan waktu untuk merawat ular. ’’Terkadang seminggu sekali saat libur kerja, saya bersihkan kotoran yang ada di kandang,’’ terangnya.
Memelihara bayi phyton juga bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Anakannya saja dihargai jutaan rupiah. ’’Saat ini di Indonesia, ada ular ball phyton paling mahal seharga Rp 185 juta,’’ ungkapnya. Bahkan untuk jenis paling langka bisa Rp 300 juta lebih.
Editor : Rojiful Mamduh