WARNA-warni ikan berjajar rapi di Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang. Di antara yang paling laris ialah ikan koi. Ikan yang dijuluki ikan manja ini cocok untuk hiasan kolam taman rumah atau akuarium ruang tamu.
”Ikan koi memang bagus karena warnanya cantik, meski dijuluki ikan manja,” kata Ita salah seorang pedagang ikan koi. Ia menyebut, ikan koi salah satu ikan cantik. Tak heran, ikan ini sering dijadikan objek lukisan para seniman. Hasilnya juga banyak dipajang sebagai hiasan dinding.
Cantiknya ikan koi juga lebih pas mengisi akuarium yang dipajang di ruang tamu atau kolam kecil di taman rumah. Namun, merawat ikan koi harus ekstra sabar karena suhu air harus stabil. ”Ikan koi tidak bisa airnya terlalu dingin atau terlalu panas, jadi suhunya harus stabil biar tidak mati,” ungkap dia.
Perkembangan ikan akan lebih sehat dengan temperatur kolam 24-26 derajat celcius. Kebersihan air dalam kolam juga harus diperhatikan. Minimal dua minggu sekali atau jika air sudah tampak kotor dan keruh. Maka bisa diganti dengan air baru.
Menurut Ita, filter kolam yang bisa digunakan adalah terpal. Sirkulasi air terus berjalan, suara gemericik airnya juga menciptakan suasana sejuk. Pemberian makan ikan koi bisa dilakukan dua kali sehari. Pagi dan sore hari. Makanannya bisa dari pelet atau pakan ikan, cacing rambut dan jentik nyamuk. ”Biasanya paling mudah dan tidak ribet ya dikasih makan pelet cukup,” kata Ita.
Harga ikan koi juga beragam. Paling kecil Rp 5 ribu per ekor. Sedangkan ikan 15 sentimeter dibeki antara Rp 20-25 ribu. Sedangkan koi besar harganya antara Rp 100-130 ribu per ekor. Harga tergantung warna. Semakin cantik maka semakin mahal.
”Di sini tidak ada yang paling laris, semua sama, selera orang macam-macam, ada yang suka warna mencolok, ada yang satu warna cukup,” pungkasnya.
Editor : Rojiful Mamduh