JOMBANG – Banyaknya permasalahan terkait pengerjaan proyek jaringan gas bumi untuk rumah tangga direspons pemkab. Dalam waktu dekat segera mengundang PT Hutama Karya (HK) selaku pelaksana proyek.
Ilham Hero Koentjoro Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang menuturkan, banyaknya persoalan yang terjadi tak membuat pemkab tinggal diam. Direncanakan ada agenda pertemuan membahas persoalan itu dengan berbagai pihak, termasuk memanggil pelaksana proyek. ”Jadi rencananya memang besok (hari ini, Red). Tapi ditunda Rabu, karena ada paripurna dan banyak yang ikut,” kata Ilham dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (22/8) kemarin.
Dijelaskan, agenda pertemuan itu bakal membahas banyak hal. Mulai dari persoalan dampak proyek, hingga progres pengerjaan. ”Terkait persoalan di lapangan, kemudian evaluasi dan progres perkembangan pemasangan jaringan gasnya,” imbuh dia.
Selain menghadirkan PT HK, selaku pelaksana proyek, pertemuan itu melibatkan berbagai unsur. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ”Jadi semua yang terkait, termasuk asisten satu (Pemerintahan dan Kesra). Untuk desa, belum sampai ke sana. Kita bahas sisi persoalan di lapangan dahulu,” sambung Ilham.
Banyaknya persoalan yang muncul menurut Ilham, perlu segera ditindaklanjuti. Itu setelah proyek jargas notabene proyek strategis nasional (PSN) sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Harapannya setiap ada persoalan yang muncul, juga diikuti dengan solusi. ”Kalau ada persoalan, maka ayo kita coba pecahkan bersama. Ini membahas persoalannya, lalu pemasangan instalasi jaringannya bagaimana, apakah memang ada masalah,” sambung dia.
Termasuk dampak pengerjaan proyek di area jalan Jombang kota. Meski merupakan PSN harapannya, dampak pengerjaan bisa diminimalisir. ”Pada intinya, ayo bareng-bareng mencari solusi. Agar proyek ini juga bisa berjalan dengan lancar,” tutur Ilham.
Karena itu, dalam pertemuan itu pemkab juga mengundang pelaksana proyek. ”Iya mereka kita undang, supaya bisa lebih jelas. Artinya kita mediasi. Ini di sini ada masalah, ayo bagaimana menyelesaiakannya. Intinya itu,” lanjut dia.
Sementara itu hingga berita ini ditulis, Adriyanto Humas PT Hutama Karya (HK) belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui sambungan selulernya, hanya terdengar nada sambung masuk tetapi telepon tidak diangkat. Berikut melalui pesan WhatsApp, belum ada jawaban.
Editor : M Nasikhuddin