JOMBANG – Membuat siswa usia dini fokus belajar bukanlah hal yang mudah. Guru membuat cara yang unik dan menarik agar siswa memperhatikan. Salah satunya dengan menggunakan media belajar boneka tangan.
’’Pakai boneka tangan agar siswa memperhatikan yang kita sampaikan,’’ kata Ika Rifa Wardani, ketua Himpaudi Megaluh, kemarin.
Ia menggunakan boneka tangan dengan karakter anggota keluarga. Ada peran ayah, ibu dan anak. Guru menamainya untuk memberikan pembelajaran tentang keluarga.
Dengan menggunakan boneka tangan dari kain, siswa lebih antusias mendengarkan cerita. Karakter boneka yang lucu, dengan warna yang menarik membuat siswa semakin bersemangat menyimak.
Ika menceritakan apa saja yang berkaitan dengan keluarga menggunakan boneka tangan. Materinya bisa menjelaskan tugas ibu. Seperti memasak dan menyapu. Tugas ayah bekerja. Tugas anak membantu orang tua menyelesaikan pekerjaan rumah dan belajar.
Sembari bercerita, ia juga menyelipkan nilai-nilai agama dan moral. Seperti hormat dan patuh kepada orang tua.
Dibandingkan dengam cerita secara langsung, siswa lebih suka cerita menggunakan boneka tangan. ’’Karena bentuknya lucu,’’ jelasnya.
Melalui boneka tangan, siswa juga bisa menambah perbendaharaan kata. Karena sering mendengarkan banyak kata dalam cerita. ’’Juga membuat siswa lebih komunikatif,’’ bebernya. Siswa juga bisa menceritakan kembali apa yang dijelaskan guru kepada orang tua atau teman-temannya.
Editor : M Nasikhuddin