JOMBANG - Pemkab Jombang melalui dinas terkait terus berupaya meningkatkan perekonomian lokal dengan berbagai upaya. Misalnya, melakukan pelatihan serta fasilitasi izin edar produk olahan susu lokal Kecamatan Wonosalam. Selain itu, juga sudah dibentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Dinas Peternakan Jombang Imam Sutrisno keberadaan peternak sapi perah di Wonosalam menyimpan potensi luar biasa untuk dikembangkan. Salah satunya mulai banyaknya peternak berhasil mengembangkan produk olahan susu sapi perah.
Sebagai langkah, pihaknya pun terus berupaya melakukan pendampingan kepada peternak untuk bisa mengembangkan produk. Sehingga tidak hanya penghasil susu segar, namun juga dikembangkan dalam produk-produk olahan lainnya, yang tentunya bisa meningkatkan kesejahteraan peternak.
Untuk pengembangan produk olahan susu, pihaknya memberikan pembinaan terkait manajemen bisnis melalui kelompok dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). ”Salah satu upaya kita, yakni memberikan pelatihan dan pembinaan kepada kelompok susu sapi perah di Kecamatan Wonosalam,” ujar dia kepada Jawa pos Radar Jombang kemarin.
Dia menambahkan, tindak lanjut dari pembinaan dan pelatihan yang diberikan diharapkan bisa menunjang pengembangan sektor pariwisata di Wonosalam. Diketahui, ada banyak wahana wisata yang mulai menggeliat di Wonosalam. ”Produk olahan susu ini juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. Ada banyak olahan susu, misalnya ice cream, stik susu, maupun permen rasa susu. Karenanya perlu dikenalkan secara luas dan terus dikembangkan,” beber Imam.
Tidak hanya pendampingan dalam bentuk pelatihan membuat produk olahan, Pemkab Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian memfasilitasi para pengusaha lokal mengurus izin edar BPOM. ”Selain kita fasilitasi gedung pengolahan susu yang ada di Desa Galengdowo, kita juga memfasilitasi izin edaran BPOM melalui dinas perdagangan dan perindustrian. Intinya kita saling sinergi sehingga diharapkan dengan izin edar keluar, pemasaran produk juga lebuh mudah. Produk juga lebih terjamin, baik dari sisi kualitasnya dan keamanannya,” pungkasnya.
Editor : M Nasikhuddin