Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Guru SDN Losari Ploso Jombang Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

Rojiful Mamduh • Sabtu, 10 Juli 2021 | 14:30 WIB
Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos
Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

JOMBANG – Sampah dedaunan kering ternyata masih bisa dimanfaatkan. Guru SDN Losari Kecamatan Ploso memanfaatkan sampah daun kering untuk dijadikan pupuk kompos.


’’Ini sudah pembuatan kedua. Kita olah daun kering dari sampah pohon yang berserakan. Kebetulan banyak sekali disini,’’ kata Natsir, kepala SDN Losari Kecamatan Ploso, kemarin.


Pupuk kompos yang dibuat akan dimanfaatkan untuk penghijauan. Utamanya untuk taman yang tahun ini dibuat. Sehingga membuat suasana sekolah lebih nyaman, indah dan rindang.


Pembuatan kompos dari daun kering bisa meminimalisir sampah pohon. Sehingga lingkungan tetap lestari. Sekaligus juga menjaga kebersihan lingkungan sekolah.


’’Sejak ditugaskan di sini (SDN Losari) saya melihat perlu ada penataan lingkungan yang nyaman. Agar anak-anak yang menuntut ilmu juga nyaman,’’ jelasnya.


Dia memisahkan sampah organik dan non organik. Sampah organik dimasukkan dalam komposter, kemudian difermentasi dengan memberi cairan yang mengandung mikroba sebagai pengurai. Sampah tersebut kemudian didiamkan sampai dapat digunakan.


Waktu yang dibutuhkan sekitar tiga pekan. Namun akan lebih sempurna jika ditambah empat sampai lima pekan.


Mei lalu dia mencoba membuat kompos yang pertama. ’’Setelah berhasil, kami membuat lagi,’’ ujarnya.


Kamis (8/7) guru-guru kembali membuat kompos yang kedua.


Pohon tua yang ditebang dan daunnya mengering juga diolah menjadi pupuk organik. ’’Kebetulan kami kemarin menebang pohon tua yang sudah membahayakan. Daunnya kita manfaatkan untuk diolah jadi pupuk organik,” jelasnya.


Natsir mengatakan, kegiatan ini sekaligus memberikan contoh kepada siswanya tentang kepedulian lingkungan. Kebersihan dan pemilahan sampah serta pemanfaatan sampah organik penting untuk menyuburkan tanah.


’’Setelah kami beri contoh, anak-anak bisa menerapkannya di rumah,” pungkasnya.


Editor : Rojiful Mamduh