JOMBANG – SMK Dwija Bhakti 1 Jombang terus berupaya mewujudkan SMK Center of Excellence (CoE). Ini program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud. Berbagai upaya dan terobosan telah dilakukan. Salah satunya, mengadakan sertifikasi standar nasional Kementrian PUPR dan PT Telkom Indonesia.
Kepala SMK Dwija Bhakti 1 Jombang, Drs Arief Sugiharto MM, menjelaskan, sejak 2020, sekolahnya ditunjuk sebagai SMK pusat keunggulan kerjasamna luar negeri di biang teknik instalasi tenaga listrik.
’’Dalam menerapkan program SMK CoE kami memprioritaskan beberapa hal. Salah satunya sumberdaya manusia, baik untuk siswa maupun guru,’’ ujarnya, kemarin (7/6).
Saat ini, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan industri dunia kerja. Diantaranya, PT Bambang Djaja dan PT Pembangkitan Jawa–Bali. Guna menampung para siswa praktik industri.
’’Sekarang ada guru kita yang sedang praktik industri di dua tempat tersebut. Harapan kami, ketika mereka selesai praktik, bisa menularkan ilmunya ke para siswa,’’ tambahnya.
Dia juga fokus peningkatan kurikulum. Kurikulum SMK CoE disusun bersama industri yang menjadi mitra SMK Dwija Bhakti 1. Sehingga, alumni SMK Dwija Bhakti langsung paham apa yang dibutuhkan industri ketika mereka bekerja. ’’Setelah lulus, mereka tidak perlu magang lagi disana. Bisa langsung kerja karena sudah paham dengan apa yang dibutuhkan industri,’’ terangnya.
Manfaat lain yang dirasakan SMK Dwija Bhakti setelah menerapkan program SMK CoE adalah mendapatkan bantuan berupa peralatan listrik. Seperti trafo besar untuk kegiatan praktik siswa.
’’Kami menyadari bantuan semacam itu penting karena kami sulit untuk membeli di pasaran,’’ tandasnya.
Yang tak kalah pentingnya adalah, siswa siswi SMK Dwija Bhakti 1 Jombang dibekali dengan sertifikasi standar nasional. Baik sertifikasi kerjasama dengan industri, maupun sertifikasi yang diadakan bersama Kementrian PUPR, PT Telkom Indonesia hingga sertifikasi profesi level 1.
’’Kedepannya, industri hanya akan menerima siswa SMK yang memiliki sertifikasi.SMK Dwija Bhakti 1 yang sudah qualified, tidak lagi diragukan skillnya,’’ pungkasnya.
Editor : Rojiful Mamduh