Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tongseng Sehat ala Depot Kurnia

Rojiful Mamduh • Minggu, 14 Maret 2021 | 14:05 WIB
JIKA selama ini masakan tongseng kambing lekat dengan sebutan tak seha
JIKA selama ini masakan tongseng kambing lekat dengan sebutan tak seha


JOMBANG - Jika selama ini masakan tongseng kambing lekat dengan sebutan tak sehat serta kolesterol. Depot Kurnia di Candimulyo Jombang ini justru menawarkan sajian tongseng baik kambing maupun sapi, dengan rempah khas tanpa santan. Sehingga tetap enak juga lebih sehat.



Di Depot Kurnia ini menu andalannya olahan daging, baik kambing maupun sapi. Daging ini diolah menjadi dua menu utama, yakni tongseng dan sate. “Menu utama dan jagoan kita tongseng, kalau sate sebenarnya pelengkap saja,” terang Kurniawati Saidah, 44, pemilik warung.



Namun bukan tongseng biasa yang disajikan. Daging yang diolah menjadi tongseng, benar-benar dimasak empuk, sebelum digoreng menjadi satu dengan kubis. Dua bahan utama ini dicampur dengan irisan tomat. Hasilnya, sajian masakan bertambah segar.



Olahan ini kemudian disiram dengan kuah tongseng yang dibuat istimewa dengan bumbu khusus. Kurniawati menjelaskan, jika kuah tongseng buatannya special karena tak dibuat dengan santan seperti kebanyakan tongseng di Jombang. “Jadi kita mengandalkan lebih banyak rempah-rempah, juga lebih sehat bagi yang khawatir kolesterol. Karena pakai rempah, otomatis bisa menambah imun juga,” lanjut dia.



Bumbu ini didapatkannya dari sejumlah riset yang dilakukan sendiri. Berbekal hobi incip-incip kuliner di Jawa Tengah, ia kemudian meramu menjadi masakan khas yang kemudian dijual selama sebulan terakhir. “Kebetulan memang hobi masak, suka kuliner, dan suami pendukung utama, sampai jadi sajian ini,” tambah istri AKP Yogas Kapolsek Mojowarno ini.



Selain tongseng, Kurniawati juga menyiapkan menu lain sebagai pendamping, yakni sate kambing dan sate sapi. Sate ini juga dimasak dengan cara Jawa Tengah, sejalan dengan resep tongseng. “Jadi sate ini kita olah dengan bumbu kecap dan irisan bawang sama cabai, tidak ada bumbu kacang seperti kebanyakan sate di Jawa Timur. Rasanya kita jamin tetap juara,” imbuhnya.



Untuk menikmati hidangan ini pengunjung tak perlu merogoh kocek sangat dalam. Setiap porsi tongseng dengan nasi hangat, dijualnya hanya dengan harga Rp 17 ribu. Sementara sate harganya Rp 32 ribu untuk 10 tusuk.


Tak heran, warung yang berlokasi di Jl Anggrek No 22 B Candimulyo Jombang ini nyaris tak pernah sepi. Meski baru di-launching, warung ini selalu kehabisan sebelum tutup. “Kita buka sejak pukul 10.00 hingga 19.00 setiap hari, tapi biasanya habis sebelum tutup, jadi buat pelanggan bisa datang lebih awal saja,” pungkasnya.


Editor : Rojiful Mamduh