Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ringin Contong 1989, Pohon Beringin Generasi Kedua

Rojiful Mamduh • Minggu, 14 Maret 2021 | 15:05 WIB
SALAH satu ikon Kabupaten Jombang selain Gerdu Papak adalah Ringin Con
SALAH satu ikon Kabupaten Jombang selain Gerdu Papak adalah Ringin Con


JOMBANG - Salah satu ikon Kabupaten Jombang selain Gerdu Papak adalah Ringin Contong. Keberadaan menara air dan pohon beringin tepat di persimpangan jalan tengah kota ini menjadi titik nol secara sosial, ekonomi dan budaya.



Pohon beringin pertama ditanam oleh Bupati Jombang ke-1, Kanjeng Sepuh RAA Soeroadiningrat pada 1910. Setelah 54 tahun tumbuh, pohon ini terbakar 1964, lalu tumbang beberapa saat kemudian. Sebagai pengganti, ditanam pohon beringin generasi kedua pada 1965.



Sempat tumbuh tinggi dan besar, menjelang akhir tahun 1989,  pohon roboh diterjang hujan dan angin kencang. Untungnya, salah satu staf Perumdam Tirta Kencana (PDAM Jombang , Red) sudah memotret beberapa bulan sebelumnya.



Dari foto ini, bisa dilihat penampakan pohon beringin kedua yang berusia 24 tahun, i samping menara air (water toren). Yang unik, saat itu ada sebuah papan reklame iklan salah satu produk rokok yang cukup terkenal. Dipasang di atas menara air menghadap ke selatan.



Sedangkan, pohon beringin sekarang merupakan pohon generasi ketiga yang telah berusia 30 tahun lebih.  Ringin Contong, selain dianggap ikonik, juga sebagai saksi sejarah besar adanya Perumdam Tirta Kencana. Sehingga eksistensi water toren harus dijaga. Pohon beringin, merupakan sebuah tanaman yang mampu menyimpan air.


“Sebab itu kiranya mengapa pohon beringin ditanam di sebelah tandon besar. Sebuah ikon ketersediaan air untuk masyarakat Jombang,” pungkas Khoirul Hasyim Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang.


Editor : Rojiful Mamduh