Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Terbatas Anggaran, Situs Kedaton Belum Lanjut

Rojiful Mamduh • Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:30 WIB
JOMBANG – Nasib berbeda terlihat pada perkembangan situs Kedaton Desa
JOMBANG – Nasib berbeda terlihat pada perkembangan situs Kedaton Desa


JOMBANG – Nasib berbeda terlihat pada perkembangan situs Kedaton Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek. Kajian terkait keberadaan situs ini belum bisa berlanjut tahun ini karena keterbatasan anggaran.



“Untuk situs Kedaton tahun ini belum ada (kelanjutan, Red). Jadi sementara kita belum bisa melanjutkan kajian,” terang Wicaksono Dwi Nugroho, Arkolog BPCB Jatim.


Alasan utama belum bisa berlanjutnya kajian di situs Kedaton ini, lantaran keterbatasan anggaran. Refocusing beberapa anggaran ekskavasi harus menentukan titik kajian untuk tindakan penelitian lanjutan.



“Jadi kita harus ada skala prioritas, pengurangan anggaran memang cukup signifikan, dan dipaksa untuk memilih beberapa situs saja (untuk dilanjutkan penelitian, Red),” lanjutnya.



Tahun ini, di Jombang, hingga kini masih terus berfokus pada lanjutan penelitian dan ekskavasi di Situs Petirtaan Sumberbeji dulu. “Lantas kapan Kedaton? Mungkin menunggu pandemi usai,” pungkasnya.



Seperti pernah diberitakan, temuan situs membentang di dua desa, yakni Dusun kedaton, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek dan Dusun/Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro.


Di lokasi ini, temuan situs berupa struktur batu bata yang terpendam di dalam tanah, yang diatasnya digunakan lahan pertanian oleh warga.



Situs di Dusun Kedaton juga berupa struktur dari susunan bata merah. Bagian yang sudah nampak sepanjang 11 meter. Bangunan ini membentang dari selatan ke utara. Tingginya 1,3 meter atau terdiri dari 25 lapis bata merah. Setiap bata penyusun mempunyai dimensi 32 x 18 x 5 cm.


Situs ini berjarak sekitar 100 meter dari situs Sugihwaras. Baik situs Kedaton maupun Sugihwaras diduga sisa-sisa keraton Majapahit dari abad 14 Masehi. Dua bangunan kuno ini berada sekitar 3,8 Km di sebelah utara petirtaan suci Majapahit di Sumberbeji.


Editor : Rojiful Mamduh