Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bawa Pasien Kritis, Ambulans Desa Terlibat Laka Beruntun

Rojiful Mamduh • Selasa, 26 Januari 2021 | 01:04 WIB
JOMBANG – Kecelakaan beruntun melibatkan mobil siaga desa terjadi di j
JOMBANG – Kecelakaan beruntun melibatkan mobil siaga desa terjadi di j


JOMBANG – Kecelakaan beruntun melibatkan mobil siaga desa terjadi di jalan Raya Mojokrapak, Tembelang (24/1). Tidak ada korban jiwa dari insiden ini.



”Korban jiwa nihil, hanya kerugian materil,” terang Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, kemarin.



Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00. Saat itu Sudarso, 65, sopir ambulans desa berjalan dari arah utara ke selatan hendak mengantar salah satu warga berobat ke RSUD Jombang.



Saat mendekati lokasi kejadian, suasana saat itu turun hujan. Diduga Sudarno kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya sehingga menyerempet pengendara motor Suzuki Shogun bernopol AG 2534 EAN yang dikendarai Reno Pradana Putra, 25, warga Gurah, Kabupaten Kediri.


”Pengendara motor ini sedang berhenti di tengah marka, karena mau belok ke arah barat, mau menyeberang,” tambahnya.



Usai menyerempet motor, laju kendaraan ambulans bernopol S 1077 OP ini selanjutnya mengarah ke kanan dan menabrak mobil Daihatsu Xenia bernopol B 1992 BIC yang disopiri Agus Setia Hermawan, 26, warga Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso.


”Mobil Xenia ini dia berhenti karena mau memberi jalan sepeda motor yang akan menyeberang itu,” lontar Sulaiman.



Akibat kajadian ini lalu lintas jalur provinsi ini tersendat. Polisi yang datang segera mengatur lalu lintas. Petugas melakukan olah TKP dan mengamankan sopir berikut kendaraan yang terlibat.



Kedua mobil mengalami kerusakan pada bagian depan akibat benturan. Sementara sepeda motor yang ditabrak ambulans, tidak mengalami kerusakan berarti.


”Tidak ada korban luka maupun korban jiwa, untuk pasien yang dibawa ambulans, langsung dipindahkan ke mobil lain dan meneruskan perjalanan,” imbuhnya.



Polisi yang melakukan olah kejadian perkara, menyimpulkan kecelakaan ini disebabkan mobil ambulans yang berjalan kurang memperhatikan arus kendaraan di depannya.


”Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kendaraan terlibat sudah diamankan,” pungkasnya.



Sementara itu, Bakhtiar Afandi Kades Bawangan mengaku sudah mendapat informasi terkait kecelakaan yang melibatkan mobil siaga desanya.



Dia menambahkan, mobil saat itu tengah membawa Suparti, salah satu warga Dusun Kesamben yang tengah kondisinya kritis. ’’Jadi memang berangkat sekitar pukul 16.00 dari rumah sudah dalam kondisi kritis dan tidak sadar.


Ibu Suparti ini kena stroke,’’ kata Bakhtiar dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jombang Minggu (24/1) kemarin.



Selain warganya yang sakit, dalam mobil itu beberapa keluarga Suparti juga ikut di dalam mobil. Dari keterangan dari sopir siaga desa, lampu rotator sudah dinyalakan.


’’Untuk sirine memang tidak dinyalakan. Karena tidak butuh cepat-cepat dan kondisi hujan. Sehingga melaju pelan. Posisinya juga tidak macet, sehingga tidak perlu menyalakan sirine,’’ sambung Bakhtiar.


Karena mengalami insiden itu, akhirnya pasien bersama keluarga dioper ke mobil warga setempat. ’’Jadi sekarang saya masih di lokasi (TKP, Red) perjalanan mobil sesuai fungsinya mengantar warga ingin berobat ke rumah sakit.


Karena terjadi laka, penumpang dioper ke mobil lain melanjutkan ke RSUD Jombang. Sekarang posisi yang bersangkutan (Suparti, Red) sudah berada di UGD,’’ pungkas Bakhtiar.


Editor : Rojiful Mamduh