JOMBANG – Persebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran kian tak terkendali. Kali ini sebanyak 12 pegawai Bank BRI KCP Unit Veteran JL RE Martadinata terkonfirmasi positif terpapar. Pelayanan kantor sempat di-lockdown selama satu minggu.
Pantauan di lokasi kemarin (28/12), tampak sejumlah warga masih lalu lalang keluar masuk kantor. Namun, dilakukan pembatasan layanan warga yang ingin masuk ke bank.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ansor Dodik pengganti sementara Kepala Unit Bank BRI KCP Unit Veteran tak menampik jika ada 12 pegawai di kantornya terkonfirmasi Covid-19. ”Mohon maaf sebelumnya, itu sudah seminggu yang lalu,’’ ujar dia.
Terhadap 12 pegawai yang terpapar lanjut Dodik, sudah mendapat penanganan dari manajemen BRI pusat dan dilakukan perawatan di rumah isolasi yang ada di Surabaya.
”Kondisinya sudah membaik, sekarang belum masuk ke kantor karena menunggu fit dulu,’’ imbuhnya.
Dijelaskan, agar sebaran Covid-19 tak meluas, pelayanan di kantor sempat ditutup selama satu pekan kemarin guna sterilisasi.
”Selama kita tutup, juga kita lakukan penyemprotan disinfektan serta pembersihan dengan sinar UV,’’ tandasnya.
Sejak Senin (28/12) kemarin, kantor sudah dibuka kembali. Pelayanan kepada nasabah sudah berjalan dengan layanan terbatas.
”Protokol kita terapkan secara ketat, mulai tempat cuci tangan, duduk berjarak serta wajib memakai masker,’’ pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, persebaran wabah korona di lingkungan perkantoran terus meluas.
Sebanyak 16 pegawai di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jombang terkonfirmasi Positif Covid-19.
Tutik Agustiningsih Kepala BPN Jombang membenarkan 16 pegawainya positif terpapar Covid-19.
Ini diketahui setelah salah satu pegawai meninggal yang diduga karena virus korona. ”Meninggalnya Selasa minggu kemarin. Kemudian kami melakukan rapid test antigen dan swab,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.
Editor : Rojiful Mamduh