JOMBANG – Ijen Jombang Basketball Club dan Pelita Harapan Basketball Academy menggelar menggelar sparing KU 16, 19 Jumat (6/11). Pertandingan dengan empat quarter ini dimenangkan klub Ijen.
”Ini pertandingan pertama bagi kami di masa pandemi. Anak-anak sudah rindu dengan atmosfir pertandingan,” ungkap Rizky Septian Wibisono, Pelatih Ijen Jombang Basketball Club.
Pertandingan berlangsung di Krakatau Sport Center Jombang. Masing-masing klub membawa satu tim putri dan satu tim putra. Semua dibagi menjadi empat quarter. Masing-masing quarter 10 menit.
Hasil akhir tampak persaingan sangat jauh, klub putri Ijen mendapatkan skor 40 sedangkan klub Pelita mendapatkan skor akhir 16. Sedangkan tim putra klub Ijen, dari empat quarter mendapatkan skor akhir 60. Sedangkan tim lawan mendapatkan skor 10.
”Kalau catatan per quarter saya tidak ada, hanya hasil akhirnya itu, cukup baik menurut saya,” ungkap Rizky. Menurutnya, semua pemain tampak semangat mengikuti pertandingan. Pasalnya sudah delapan bulan lebih, kegiatan hanya diisi dengan latihan baik secara langsung maupun virtual.
”Jadi kelihatan sekali tadi anak-anak sangat semangat dalam mengikuti pertandingan,” tambahnya. Sementara latihan juga sudah berangsur normal. ”Latihan seminggu sekali, tiap Jumat pukul 18.00,” bebernya.
Meski menang, Rizky memiliki banyak catatan, seperti kekuatan fisik pemain yang harus ditambah. Juga pemahaman intruksi stratego dari pelatih untuk diterapkan di lapangan saat pertandingan.
”Dalam setiap pertandingan saya aktif mengganti pemain, agar tidak timpang antara kemampuan tim inti dengan cadangan, sebab itu samua rotasi agar kemampuannya merata,” pungkasnya.
Sementara itu, Head Coach klub Pelita Harapan, Arif Prasetyo mengaku cukup puas dengan hasil pertandingan kemarin. Meski pulang dengan kekalahan, namun ia menilai pemainnya sudah bermain cukup bagus. Ia hanya memberikan catatan, untuk totalitas di lapangan.
”Totalitas di lapangan penting, apalagi di tengah pandemi Covid-19, terutama di sektor pertahanan, itu yang akan kami perbaiki. Secara keseluruhan kami bangga atas hasil pertandingan semalam, pemain dapat pengalaman sangat berharga,” jelasnya.
Ia menyebutkan, selama pandemi ini latihan klub Pelita memang tidak sepadat sebelumnya, jika sebelum pandemi latihan tiga kali sampai empat kali seminggu, kini hanya hari minggu saja pukul 08.00 sampai 09.30.
”Ini sudah pertandingan ketiga kami selama masa pandemi. Saya percaya dalam waktu dua tahun, prestasi kita akan terus meningkat, karena sekarang sudah mulai terlihat potensi pemain kita,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Rojiful Mamduh