Saat ngaji usai salat Duha di Masjid Junnatul Fuadah Polres Jombang, Rabu (28/10/2020), Pengasuh Pesantren Fallahul Muhibbin, Watugaluh, Diwek, KH Nurhadi (Mbah Bolong) menjelaskan cara mencintai Rasulullah Muhammad SAW. ’’Cara mencintai Rasulullah Muhammad SAW adalah dengan meneladani akhlaknya,’’ tuturnya.
Sebab yang dipuji oleh Allah dari diri Rasulullah adalah akhlaknya. Sebagaimana diabadikan dalam QS Alqalam 4. Dan sesungguhnya kamu Muhammad benar-benar berbudi pekerti yang agung. ’’Akhlak itu adalah pembiasaan dari dalam diri sehingga bisa muncul tanpa disadari,’’ terangnya.
Orang yang terbiasa kencing dengan duduk, masio gupuh ya tetap kencing dengan duduk. ’’Sebaliknya, orang yang terbiasa kencing dengan berdiri, disuruh kencing dengan duduk yang uwangel,’’ tegasnya. Makanya harus dibiasakan sejak kecil.
Inilah sebabnya Rasulullah menyuruh mendidik anak salat sejak usia tujuh tahun. Dan disuruh memukul jika sudah umur 10 tahun masih tidak mau salat. ’’Karena sulit kalau tidak dilatih sejak kecil,’’ paparnya.
Membaca basmalah sebelum makan. Serta membaca hamdalah usai makan. Juga harus dilatih sejak kecil.
Kita dianjurkan banyak membaca salawat, agar menjadi akhlak. Sehingga dalam kondisi apapun, gampang bersalawat. Sehingga kita selalu ditolong oleh Allah SWT.
’’Polisi kok seneng salawat, insya Allah bisa menjadi sebab orang lain masuk Islam,’’ jelasnya. Mbah Bolong lalu cerita zaman kerajaan Mongol. Saat para pembesar kumpul, ada orang yang ceramah menghina Rasulullah Muhammad SAW. Anjing raja yang dirantai langsung berontak sehingga lepas dan menerkam orang itu. Orang-orang pun berkata bahwa anjing itu menyerang karena Nabi Muhammad dihina. Namun orang yang menghina tak percaya. Dia berdalih anjing itu menyerangnya karena melihat gerakan tangannya yang seperti akan memukul. Anjing pun kembali dirantai. Dan si penghina kembali ceramah. Dalam ceramahnya, ternyata dia tetap menghina Rasulullah Muhammad SAW. Sehingga anjing raja kembali berontak dan lepas dari rantai lalu menerkam leher si penghina sampai mati. Akibat kejadian itu, 40 ribu orang Mongol masuk Islam.
’’Anjing yang membela Rasulullah bisa membuat 40 ribu orang masuk Islam. Saya ceramah belum tentu ada orang masuk Islam,’’ paparnya disambut tawa hadirin.
Nah, dengan meneladani akhlak Rasulullah, bisa jadi orang lain akan melihat keindahan Islam sehingga mau masuk Islam. Sebab orang non muslim tidak mengetahui Islam dari Quran dan hadist. Namun mereka mengetahui Islam dari akhlak kita sebagai orang Islam.
Jika akhlak kita baik, mereka akan melihat Islam itu baik. (jif)
Editor : Rojiful Mamduh