JOMBANG – Pesilat PSHT Unipdu tetap rutin latihan selama pandemi korona. Meski jumlah atlet yang ikut latihan menurun, menyusul kebijakan kuliah daring. ”Masih tetap latihan seperti biasa. Namun hanya siswa yang bersabuk jambon yang ikut latihan intensif,” ungkap Akhad Saefudin, ketua UKM PSHT Unipdu Jombang, Rabu (7/10/2020).
Seperti biasa, latihan tetap memanfaatkan GOR Unipdu. Aparma yang dijadikan rumah isolasi Covid-19, tidak membawa pengaruh pada jadwal latihan. ”Alhamdulillah tidak ada pengaruhnya sama sekali kepada seluruh UKM yang berkegiatan di GOR, khususnya UKM PSHT Unipdu,” tambahnya.
Program latihan juga tak banyak berubah. Atlet tetap latihan sesuai dengan porsi normal. Latihan yang melibatkan kontak fisik juga tetap dilakukan. Latihan tarung tetap ada tiap Minggu. Sisanya latihan teknik dan seni. ”Untuk latihan fighter memang hanya hari Minggu, itu sudah dari dulu,” imbuhnya.
Porsi latihan tetap, hanya dibedakan tingkatan sabuk saja. Dan selama pandemi ini, menyesuaikan. ”Peraturan diperketat dengan menggunakan masker saat datang dan pulang latihan. Handsanitizer saat akan dan setelah latihan,” tambahnya.
Latihan dilakukan tiga kali dalam seminggu. ”Rabu pukul 13.00, Jumat pagi pukul 08.00 dan siang 14.00, dan Minggu siang pukul 13.00,” singkatnya. (wen/naz/jif)
Editor : Rojiful Mamduh