JOMBANG – Pemakaman dengan protokol Covid-19 kembali dilakukan di Jombang. Sabtu (25/4) pagi tadi MN (inisial), 64, dimakamkan di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak. Sebelumnya, jenazah ini ditolak ketika hendak dimakamkan di wilayah Mojokerto.
“Memang sempat ada penolakan, tapi akhirnya dimakamkan di Gadingmangu, Sabtu sekira pukul 06.00 tadi,” terang AKP Untung Sugiarto, Kapolsek Perak. Ia menyebut, MN adalah warga ber-KTP Desa Gadingmangu yang sudah puluhan tahun bekerja di Surabaya.
Mulanya, MN yang sehari-hari bekerja di rumah pemuka agama di Surabaya, mengeluh sakit Jumat (23/4) lalu. Keluarga yang ditempatinya, kemudian membawa dia ke RS MMC Surabaya.
“Jadi sakitnya sudah ke sekian kali. Sabtu itu masuk rumah sakit, sorenya meninggal dunia,” lanjut Untung. Karena dinilai mengkhawatirkan, pihak rumah sakit kemudian menerapkan protokol pemakaman Covid-19.
Jenazah dimasukkan peti yang dibungkus plastik. “Lahan di Mojokerto ternyata belum siap, dan masyarakat juga menolak karena KTP bukan Mojokerto. Kemudian dibawa ke kampungnya di Gadingmangu,” tambahnya.
Jenazah tiba di Jombang Jumat (23/4) malam sekira pukul 19.00 WIB. Namun sempat tidak diperkenankan meski telah diketahui warga asli Desa Gadingmangu. “Di Gadingmangu sempat tidak diperbolehkan. Karena surat keterangan bukan dimakamkan disitu, apalagi memakai protokol pemakaman Covid juga. Mungkin dianggap berbahaya atau apa,” imbuh dia.
Jenazah MN lalu dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan revisi surat keterangan kematian dan tujuan pemakaman. Hingga akhirnya jenazah baru bisa dikebumikan Sabtu (25/4) pagi.
“Dalam surat keterangan menyebut jika penyakit menular. Kalau Covid atau bukan kami sendiri tidak bisa memastikan. Sehingga proses tetap dilakukan petugas dengan APD lengkap,” lontar Untung.
Dari pengakuan keluarganya, MN telah lama menetap di rumah majikannya karena sudah puluhan tahun bekerja. “Dia juga sendiri, artinya tidak punya anak dan suami dan sudah lama tidak berkontak fisik dengan keluarganya disini (Gadingmangu),” pungkasnya.
Editor : Binti Rohmatin