Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

SMAN Jogoroto Raih Penilaian Sekolah Rujukan Nasional

Binti Rohmatin • Jumat, 3 April 2020 | 02:28 WIB
SMAN Jogoroto Raih Penilaian Sekolah Rujukan Nasional
SMAN Jogoroto Raih Penilaian Sekolah Rujukan Nasional


JOMBANG – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Jogoroto meraih penilaian sekolah zonasi atau rujukan nasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Hal itu berdasarkan penilaian standar nasional pendidikan (SNP) dengan nilai sempurna.


Kepala SMAN Jogoroto Wawang Hoetawarman menyampaikan, penilaian tersebut tertuang dalam surat keputusan (SK) nomor 4243.1/D4/KP/2019 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI. ”Karena SMAN Jogoroto dari penilaian standar nasional pendidikan (SNP) pertama mulai berkembang menjadi SNP-4 dengan nilai yang hampir sempurna, sehingga oleh Ditjen Dikdasmen dinilai positif,” ujar dia kemarin (1/4).


Ia menambahkan, proses penilaian dilakukan secara online dan sistematis berdasarkan standar nasional pendidikan. Dengan diraihnya prestasi ini, diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan.


Peningkatakan mutu pendidikan di SMAN Jogoroto juga dibuktikan dengan peningkatan penerimaan peserta didik baru dalam tiga tahun terakhir. ”Sejak tiga tahun berturut-turut mengalami kenaikan jumlah peserta didik,” sambung dia.


Dia merinci, tahun pelajaran 2017/2018 jumlah peminat mencapai 512 siswa dengan jumlah diterima sesuai pagu sebanyak 272 siswa, kemudian tahun pelajaran 2018/2019 total peminat sebanyak 525 dengan jumlah diterima sesuai pagu sebanyak 306 siswa dan tahun pelajaran 2019/2020 total peminat sebanyak 547 siswa dengan jumlah diterima sesuai pagu sebanyak 315 siswa.


Tak hanya itu, lulusan SMAN Jogoroto yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) semakin meningkat. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, prosentasenya terus naik.


Pada tahun pelajaran 2016/2017 jumlah lulusan sebanyak 202 siswa, yang lolos ke PTN mencapai 161 siswa. Selanjutnya tahun pelajaran 2017/2018  dari sebanyak 206 lulusan sebanyak 179 siswa berhasil lolos di PTN ternama. Kemudian tahun pelajaran 2018/2019 dengan total 250 siswa jumlah siswa yang lolos ke PTN ternama ada 219 siswa. ”Setiap tahun terus mengalami peningkatan,” papar dia.


SMAN Jogoroto adalah gudangnya juara. Terlihat dari deretan piala dan piagam perhargaan yang berhasil diraih siswa-siswi sekolah yang terletak di Jl Raya Jogoroto nomor 75 B. Deretan piala dan penghargaan terpajang rapi pada etalase sekolah.


Setiap tahun, siswa-siswi SMAN Jogoroto rutin meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. ”Siswa-siswi kami sering menjuarai lomba tingkat provinsi maupun nasional. Misalnya karya tulis ilmiah remaja tingkat nasional maupun karya ilmiah di ITS juara 1 tingkat nasional pada 2019 lalu,” pungkasnya.


 


 


SMAN Jogoroto Memiliki Jejaring hingga Dunia Internasional


SEBAGAI salah satu sekolah rujukan nasional di Jawa Timur, SMAN Jogoroto terus membangun relasi dengan beberapa universitas dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dari berbagai negara.


Kepala SMAN Jogoroto Wawang Hoetawarman mengatakan, saat ini total ada lima lembaga dari beberapa negara yang sudah bekerjasama dengan SMAN Jogoroto dalam bidang pendidikan. Diantaranya, University of New South Wales (UNSW) Global Australia yang membawahi International Competition and Assesments for School (ICAS), lembaga Peace Corps dari pemerintah United States, Osaka Kokusai Academy dan AIM Nara International Academy. ”Kerjasama tersebut sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir,” ujar dia kemarin (1/4).


Dia menambahkan, SMAN Jogoroto menjalin kerjasama karena di SMAN Jogoroto ada jurusan bahasa. Bahkan, SMAN Jogoroto menjadi pioner sekolah yang membuka jurusan bahasa di Kabupaten Jombang. ”Kami ada jurusan bahasa. Jadi selain IPA dan IPS kami memiliki jurusan bahasa. Yang di dalamnya mempelajari bahasa Jepang dan Sastra Inggris,” tambahnya.


Bagi siswa yang beprestasi bisa mengejar pendidikan beasiswa di beberapa universitas yang sudah menjalin kerjasama. ”Nanti akan mendapat rekomendasi untuk menempuh pendidikan di sana,” tambahnya.


Program kelas bahasa di SMAN Jogoroto dibuka sejak 2017 lalu. Tahun ini total ada 32 siswa yang belajar kelas tersebut. ”Kami harapkan siswa jurusan bahasa bisa melanjutkan kuliah ke PTN yang memiliki jurusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bisa bekerja di kedutaan,” pungkasnya. (*)

Editor : Binti Rohmatin