Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pro Kontra Nama Gang Kondom, Ini Penjelasan Pemerintah Desa Banjardowo

M Nasikhuddin • Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:07 WIB
Pro Kontra Nama Gang Kondom, Ini Penjelasan Pemerintah Desa Banjardowo
Pro Kontra Nama Gang Kondom, Ini Penjelasan Pemerintah Desa Banjardowo


JOMBANG, Radar Jombang - Pemerintah Desa Banjardowo angkat bicara terkait pro kontra nama ‘Gang Kondom’ di  Dusun Sumberwinong. Nama kondom dipilih karena merupakan salah satu alat kontrasepsi dalam program Keluarga Berencana. Pemberian nama itu, disebut telah melalui proses musyawarah yang melibatkan banyak pihak.


Kepala Desa Banjardowo Muhammad Irwanto mengatakan, pihak-pihak yang dilibatkan dalam musyawarah diantaranya aparatur desa, RT/RW, tokoh masyarakat, hingga pemuka agama. ’’Saat musyawarah juga dihadiri perwakilan dari dinas. Kata kondom dipilih karena memang itu salah satu alat kontrasepsi dalam program KB. Waktu dimusyawarahkan, semua yang hadir setuju. Tidak ada yang menolak,” katanya.


Dijelaskan, Desa Banjardowo sudah mengikuti program KB sejak 2016 silam. “Pada tahun ini, desa kami ditetapkan sebagai kampung KB,” lanjutnya.


Jika memang penamaan ‘Gang Kondom’ memunculkan pro kontra, Irwanto menyatakan pihaknya siap jika harus melakukan perubahan nama. ’’Tidak masalah, kami siap saja. Di media sosial, kami memantau juga banyak yang menolak nama itu,” tambahnya.


Pemerintah desa menurutnya akan berkonsultasi dengan Pemkab, dalam proses perubahan nama gang tersebut. “Seluruh kegiatan yang berkaitan dengan program KB di desa kami, dibiayai dinas. Kalau memang harus ganti nama, kami manut saja. Toh memang ini adalah program dari dinas, bukan program desa,” ujarnya.


Irwanto juga mengklarifikasi, tidak ada niat negatif dalam pemilihan kata kondom. “Insya Allah tidak ada niat negatif. Apalagi saat musyawarah itu, hadir beberapa pak kyai. Ini murni untuk menyukseskan program pemerintah,” pungkasnya. (*)

Editor : M Nasikhuddin