JOMBANG – Tak hanya pembangunan rel ganda kereta api Jombang-Madiun yang belum tuntas. Hingga akhir Februari, pembangunan Stasiun Sembung juga belum kelar seluruhnya.
Sudarto Bagian Pengawasan dari Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Timur mengungkapkan, selain pekerjaan rel ganda untuk stasiun masih belum kelar. “Jadi di Stasiun Sembung masih ada pekerjaan, dan emplasemen sampai sekaran belum selesai,” kata Darto dikonfirmasi kemarin.
Meski tak menyebutkan secara rinci kekurangan, menurut Darto untuk pembangunan stasiun itu tinggal pekerjaan akhir. “Sekarang itu finishing saja, kemarin kabarnya sudah pasang AC dan sebagainya,” imbuh dia.
Ada tiga bangunan di stasiun itu, masing-masing lokasinya berdekatakan. Yakni stasiun, ruang alat atau untuk persinyalan dan genset serta relai, serta gudang. Ketiga bangunan itu saat ini masih belum bisa ditempati. “Jadi sekarang nunggu sampai benar-benar selesai, soalnya emplasemennya juga belum selesai,” sambung Darto.
Ditambahkan, khusus untuk pembangunan rel ganda, saat ini dihentikan sementara. Baru dilanjutkan Juni mendatang. “Pekerjaan untuk rel ganda mulai Kertosono-Madiun itu mundur sampai Juni. Karena di jembatan Nganjuk itu belum selesai,” beber dia.
Darto tak menjelaskan dengan rinci mundurknya pekerjaan itu. “Ya terhalang belum selesai pekerjaan di Kertosono itu, di sana masih ada dua jembatan,” pungkas Darto.
Seperti diketahui, akibat adanya proyek rel ganda Jombang-Madiun, Stasiun Sembung juga terdampak. Hampir seluruh bangunan dibongkar, dimundurkan beberapa meter. (*)
Editor : Binti Rohmatin