Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jelang Imlek, Klenteng Hok Liong Kiong Jombang Mulai Bersolek

Binti Rohmatin • Rabu, 30 Januari 2019 | 15:22 WIB
Jelang Imlek, Klenteng Hok Liong Kiong Jombang Mulai Bersolek
Jelang Imlek, Klenteng Hok Liong Kiong Jombang Mulai Bersolek

JOMBANG – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2019, umat Tri Dharma di Klenteng Hok Liong Kiong, Jombang sibuk menghias dan membersihkan klenteng, kemarin (29/1). Seharian, mereka memandikan patung dewa hingga memasang lampion.


Klenteng yang terletak di Jalan R.E Martadinata ini mulai bersolek. Tidak hanya isi klenteng yang dibersihkan bahkan tampilan bangunan kini terlihat makin ngejreng. Beberapa pekerja tengah sibuk mengecat bagian patung-patung dan bangunan yang ada di luar klenteng.


Sedangkan di bagian dalam, ada tampak sejumlah pengurus klenteng yang memandikan patung-patung dewa. Indra Wiriyanto, 65, Ketua Klenteng Hok Liong Kiong Jombang menjelaskan, saat ini para dewa tengah naik ke nirwana untuk menemui Tuhan yang Maha Esa.


Menurut  kalender umum, itu dimulai 29 Januari-4 Februari. ”Sehingga kita punya waktu beberapa hari untuk membersihkan sekaligus mencuci altar tempat para dewa,” ujarnya ditemui kemarin.


Dijelaskan, ada 14 patung berukuran besar yang dibersihkan. Misalnya patung Dewi Makco, Dewi Kwam Im maupun dewa-dewa lain yang memiliki altar tersendiri. Untuk membersihkan patung-patung tersebut, pihaknya menggunakan air bersih yang dicampur bunga.


”Yang terpenting tidak boleh pakai kemoceng berbahan bulu ayam, karena beberapa dewa-dewi seperti Dewi Kwam Im adalah vegetarian. Sehingga tidak boleh dikenakan hewan,” jelas dia.


Selain memandikan patung-patung dewa, pihaknya juga memasang ratusan lampion di luar tempat peribadatan. Totalnya ada 108 lampion yang dipasang. Dijelaskan, lampion lampion tersebut merupakan sumbangan dari umat Tridharma. ”Di dalam lampion, ada nama sekaligus doa para umat,” beber dia.


Pria yang akrab disapa Yungsen ini menguraikan, tahun depan adalah tahun babi tanah. dia berharap, semua umat agama di dunia khususnya di Indonesia diberikan kemakmuran dan kebahagiaan yang melimpah.


”Tahun babi tanah merupakan tahun kebahagiaan dan kemakmuran, kami berharap di tahun babi tanah semua masyarakat makmur dan dijauhkan dari segala bencana,” pungkasnya. (*)

Editor : Binti Rohmatin