Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Petilasan Mbah Nyai Pandansari yang Diyakini Memancarkan Aura Kuning Keemasan

Achmad RW • Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:42 WIB
Petilasan Nyai Pandansari di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek yang dikeramatkan warga
Petilasan Nyai Pandansari di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek yang dikeramatkan warga
JOMBANG - Salah satu petilasan yang diyakini Mbah Nyai Pandansari terdapat di Dusun/Desa Ceweng, Kecamatan Diwek. Pada hari-hari tertentu, petilasan yang dikeramatkan ini memancarkan aura kuning keemasan.

Konon, Mbah Nyai Pandansari bersama dua saudaranya, yakni Mbah Sumber dan Ki Ageng Butuh, menjalani hukuman karena diusir dari Kerajaan Blambangan. Dalam perjalanannya, Mbah Nyai Pandansari mempunyai dua murid yakni Mbah Singojoyo dan Mbah Bau.

Kemudian Mbah Singojoyo yang dikisahkan sebagai pembabat alas karena dulu bertarung dengan siluman manusia berkepala kambing. Siluman ini diberi  julukan Wedhus Goweng yang menjadi cikal bakal Desa Ceweng.

Tak heran, petilasan ini sejak dulu menjadi jujukan masyarakat untuk ritual sebelum tanam padi dan sesudah panen. ”Petilasan ini diyakini membawa berkah bagi petani yang memiliki lahan sawah di sekitar Desa Ceweng dan Desa Balongbesuk,” kata Nono Indryatno Kepala Dusun Ceweng.

Meski suasana petilasan tidak terlalu menyeramkan, bahkan terbilang rindang dan sejuk. Namun banyak cerita mistis yang beredar di masyarakat. Konon, beberapa orang pada hari-hari tertentu dapat melihat perwujudan dari Mbah Nyai Pandansari yang memancarkan aura kuning keemasan. Perwujudan Mbah Nyai Pandansari ini selalu berpakaian adat Jawa, membawa busur dan anak panah. "Penampakan dari Mbah Nyai Pandansari ini diyakini membawa keberkahan bagi petani yang memiliki sawah di sekitar petilasan," tambahnya.

Kini, area petilasan dibangun bangunan permanen berupa tembok penahan tanah serta gazebo di area tumpukan batu, dengan satu batu cekung berukuran besar yang diyakini sebagai tempat petilasan. ”Beberapa tahun terakhir, area petilasan setiap tahun selalu menjadi jujukan  sedekah desa,” pungkas Imam Subata Kepala Desa Ceweng. (dwi/bin/riz) Editor : Achmad RW
#ceweng #Nyai Pandansari #Aura kuning keemasan #Jombang misteri #Jombang #diwek #punden desa #petilasan