Pada salah satu bangunan dam ini memang tertempel patung kepala Buto atau arca kala yang dulu diambil dari Candi Arimbi. Kala sendiri, adalah arca penjaga candi dalam mitologi Hindu. Di sebelah dam, juga terdapat bangunan tak terawat, yang terlihat sebagai bekas kantor pengelola atau mantri pengairan. Tak heran, kesan mistis sangat terasa ketika berada di lokasi.
Menurut Kardi salah satu tokoh masyarakat setempat, pemasangan patung arca kala atau kepala Buto tidak main-main. Prosesnya dulu melalui ritual khusus. "Dulu awal pemasangan kepala Buto tidak bisa. Setelah diangkut dengan cikar, patung kepala itu kembali ke Candi Arimbi," ceritanya.
Pemasangan patung kepala Buto baru berhasil ditempel, setelah masyarakat melakukan acara hajatan besar-besaran di sekitar dam. "Akhirnya patung bisa tertempel di dam tersebut," bebernya. Ia menyebut, banyak cerita misteri yang berkembang di sekitar dam tersebut. Masyarakat juga lebih berhati-hati saat berada di lokasi. Karena sudah banyak korban meninggal dunia.
"Saya hitung sudah ada 40 orang yang meninggal di sini (Dam Buto, Red). Terbaru dua bulan lalu warga terjatuh dengan sepedanya saat mencari rumput," terangnya. Bangunan yang di sekitar Dam Selombong juga angker. Terkadang masyarakat melihat bangunan tersebut sangat megah bak istana kerajaan.
"Ada yang pernah mencoba masuk tapi tidak kembali," bebernya. Sejumlah masyarakat tak jarang melihat seperti hantu tanpa kepala di sekitar dam. Selain itu, terdapat pocong yang berada di bangunan terbengkalai. "Kalau itu cerita dari masyarakat yang pernah menjumpai," pungkas Kardi. (yan/bin/riz)
Editor : Achmad RW