RadarJombang.id - Stasiun Jombang, yang terletak di Jombang, Jawa Timur, termasuk salah satu bangunan pada era penjajahan Belanda.
Sampai saat ini bangunan stasiun Jombang masih utuh meski telah berubah fungsi.
Stasiun ini tidak hanya merupakan tempat persinggahan bagi para pengguna kereta api, tetapi juga merupakan saksi bisu perjalanan sejarah Jawa Timur dan Indonesia.
Awal Mula Pembangunan
Pembangunan jalur kereta api di Jombang dimulai pada era penjajahan Belanda. Pada tahun 1880-1881, perusahaan Staatsspoorwegen (SS) Nederlandsch-Indie mulai membangun jalur rel kereta api yang melintasi wilayah Jombang.
Jalur ini merupakan lanjutan dari pembangunan jalur rel Mojokerto-Sembung (Perak) oleh jawatan kereta api negara.
Stasiun Jombang Kota (JGK)
Selain Stasiun Jombang yang aktif sekarang, terdapat juga Stasiun Jombang Kota (JGK) yang dulunya merupakan stasiun penting di Jombang.
Stasiun JGK dibangun pada tahun 1896 sebagai bagian dari jalur Babat–Djombang Stroomtram Maatschappij (BDSM) dan beroperasi hingga tahun 1980.
Bangunan stasiun ini masih utuh dan berada di Jalan Seroja, dekat Pasar Legi Citra Niaga Jombang.
Meskipun telah beralih fungsi menjadi kios pedagang, bangunan stasiun ini masih menunjukkan keaslian arsitektur era kolonial dengan tulisan "Jombang Kota +37" di sudut atas bangunan.
Baca Juga: Saat Stasiun hingga Pendopo Kabupaten Jombang Dibumihanguskan Pejuang
Peran Stasiun dalam Sejarah
Stasiun Jombang memiliki peran penting dalam sejarah transportasi di Jawa Timur.
Stasiun ini merupakan salah satu stasiun besar yang termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan KAI Commuter.
Semua kereta api penumpang yang melewati jalur Kertosono-Surabaya/lintas selatan dan tengah Jawa pasti berhenti di stasiun ini.
Selain itu, stasiun ini juga pernah menjadi tempat penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Meskipun tidak secara langsung terkait dengan Presiden Soekarno, stasiun ini berperan sebagai salah satu jalur transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah di Jawa Timur.
(Yuriska Hildaria Kurniawati)
Editor : Achmad RW