Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Catatan Media Hingga Catatan Pasukan Sekutu Saat Watertoren Ringin Contong Jombang Dibangun dan Digunakan

Anggi Fridianto • Minggu, 21 Januari 2024 | 16:21 WIB
dokumen Special Report No. 71 Soerabaja Area East Java, yang dibuat oleh Allied Geographical Section Southwest Pacific Area (SWPA) tertanggal 17 Agustus 1945.
dokumen Special Report No. 71 Soerabaja Area East Java, yang dibuat oleh Allied Geographical Section Southwest Pacific Area (SWPA) tertanggal 17 Agustus 1945.

RadarJombang.id - Watertoren Ringin Contong di Jombang mulai dibangun 1928 dan selesai setahun kemudian.

Pada 1929 secara resmi, warga kota Jombang dan sekitarnya bisa menikmati pasokan air bersih dari sumber mata air pegunungan dari Jubel Pacet Mojokerto yang dimasukkan ke Watertoren Ringin Contong Jombang.

Proses pembangunan watertoren Ringin Contong Jombang, juga tercatat di surat kabar De Indische Courant edisi 24 Agustus 1928.

“Pembangunan menara air hampir rampung, sementara jalan di mana-mana sudah dipecah untuk pemasangan pipa. Hal ini memang menimbulkan sedikit ketidaknyamanan, namun hanya dalam waktu singkat dan tentunya melebihi kenyamanan luar biasa yang menanti kita setelah semuanya siap” demikian tulisan di koran tersebut.

“Pada periode revolusi perang kemerdekaan 1945-1949, intelejen Sekutu pun mencatat data-data terkait jaringan air dan listrik di Jombang,” terang Faisol, penelusur sejarah dan penulis buku dari Jombang.

Misalnya yang ada di dokumen Special Report No. 71 Soerabaja Area East Java, yang dibuat oleh Allied Geographical Section Southwest Pacific Area (SWPA) tertanggal 17 Agustus 1945.

Pada laporan itu, tertulis Kota Jombang, Sepanjang dan Krian mendapat suplai air dari sumber Jubel.

Lokasi pastinya sumber air itu belum diketahui, tetapi diduga ada di sebelah utara lereng G. Welirang pada petak 3033 di lembar 54/XLII-A dari skala 1:50.000 seri peta Jawa dan Madura. G. Welirang terletak sejauh 27 mil dari sebelah timur tenggara Jombang.

Sumber air itu ditemukan mengandung kadar korosif pada 1934 ketika jalur pipa mengalami kerusakan parah.

Sebuah instalasi untuk mengatasi masalah ini (mungkin instalasi aerasi) harus dipasang. Sebuah perusahaan swasta menangani pasokan air di Jombang melalui pipa sepanjang 25 mil.

Watertoren Ringin Contong memasok air bersih ke permukiman pegawai pabrik gula Jombang, penduduk dalam kota dan kawasan pecinan dekat pasar sebagai pusat ekonomi.

Baca Juga: Inilah Detachement Veldpolitie te Djombang, Lembaga Kepolisian di Jombang di Era Kolonial Belanda

Sedangkan watertoren Peterongan dan Mojoagung menyuplai kebutuhan air bersih bagi rumah dinas di pabrik gula dan sekitarnya.

Dari ketiga watertoren itu, hanya yang ada di Mojoagung akhirnya sempat dihancurkan para pejuang. Meski kemudian dibangun ulang dan bisa beroperasi kembali.

Menurut Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim, watertoren kini sudah tak berfungsi lagi.

Namun keberadaaanya tetap dirawat sebagi ikon suatu daerah. “Saat ini sudah tidak difungsikan lagi,’’ ujar dia.

Lantas untuk kebutuhan air bersih, kini Perumdam mengambil sumber mata air di beberapa titik.

”Di antaranya Sumber mata air di Desa Jarak dan Ngampungan, serta air permukaan (sungai Brantas, dan beberapa sumur dalam),’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)

Editor : Achmad RW
#pasukan sekutu #media #Jombang #watertoren #Catatan #Ringin contong