JOMBANG – Masjid Aisyah di lingkungan Kampung Baru Desa Mojongapit Kecamatan Jombang bersama Cangkrukan Istigasah Darul Ulum (CIDU) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, Senin (24/8).
’’Peringatan Maulid Nabi ini perayaan rasa gembira karena Allah Ta’ala menurunkan rahmat berupa Nabi Muhammad,’’ kata pemilik Masjid Aisyah, H Qomaruzzaman.
Sebagaimana diperintahkan di QS Yunus 58. Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.
Karunia Allah dan rahmat-Nya itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.
’’Gembira dengan rahmat Allah berupa Nabi ini diperintahkan. Makanya setiap tahun kita adakan,’’ tambahnya.
Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso, KH Hamid Bisri, mengapresiasi tuan rumah. ’’Ini dulu bangunan terbengkalai kemudian dibeli H Qomar dijadikan masjid yang menyinari Kampung Baru,’’ tuturnya.
Nabi bersabda; Orang yang membangun masjid kelak akan dibangunkan rumah di surga. ’’Nabi merayakan muludan dengan puasa tiap Senin. Jadi muludan itu mengikuti sunah Nabi,’’ paparnya.
Pengasuh PP Assaidiyyah 1 Bahrul Ulum Tambakberas, HM Imdad, mengajak hadirin meneladani Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Termasuk dalam kehidupan rumah tangga. ’’Nabi juga pernah dimarahi istrinya,’’ terangnya. Umar bin Khattab yang ditakuti setan juga diam ketika dimarahi istrinya.
’’Bersabar menghadapi istri termasuk jalan tercepat menjadi wali,’’ ungkapnya.
Kita akan diuji dengan lingkungan terdekat, maka harus bisa bersabar. Sebagaimana disebutkan di QS Al Furqan 20. Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka makan makanan dan berjalan di pasar-pasar.
Dan kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. Bersabarlah dan Tuhanmu Maha Melihat. (jif/naz)
Editor : Anggi Fridianto