Binrohtal di Polres Jombang: Ulama Ungkap Lima Tanda Ini Menunjukkan Anda Dikehendaki Allah Menjadi Orang Baik

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:48 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id - Pengasuh PP Hidayatul Quran, Sentul, Tembelang, KH Yusuf Hidayat Alhafid, menjelaskan tanda orang baik dan tanda yang ditunjukkan allah untuknya.

Hal itu diungkapkannya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Kamis (30/7).

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan memahamkannya tentang agama.

Baca Juga: Binrohtal di Polres Jombang, Ustaz Hasanudin: Hidayah dan Taufik adalah Anugerah Terbesar

Rasulullah juga bersabda: Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka Allah akan memilihnya untuk beramal. Para sahabat bertanya, ’’Bagaimana Allah memilihnya?

Nabi menjawab: Allah memberinya taufik melakukan amal saleh, kemudian mewafatkannya dalam keadaan mengerjakan amal tersebut. Ini tandanya ada lima.

Pertama, dia merasa tenang ketika beribadah. Salat bukan menjadi beban, melainkan kebutuhan. Alquran dibaca bukan karena dipaksa, tetapi karena rindu kepada Allah Ta’ala.

Baca Juga: Binrohtal di Polres Jombang, KH M Sholahuddin Jelaskan Cara Menjaga Iman Tetap Kuat

Rasulullah bersabda: Penyejuk mataku dijadikan dalam salat.

Imam Hasan al-Bashri berkata: Carilah manisnya ibadah dalam salat, zikir, dan membaca Alquran. Jika kalian mendapatkannya, bersyukurlah kepada Allah. Jika tidak, ketahuilah bahwa pintunya sedang tertutup.

Ketika Rasulullah lelah dari perjalanan. beliau berkata kepada Bilal; Wahai Bilal, istirahatkanlah kami dengan salat. Bagi Nabi, salat tempat beristirahat dari penatnya kehidupan, bukan beban yang ingin segera selesai.

Kedua, keberadaannya membawa manfaat bagi orang lain. Rasulullah bersabda: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.

Abdullah bin Mas'ud radiyallahu anhu berkata: Manusia terbaik yang ilmunya memberi manfaat kepada manusia.

Abdurrahman bin Auf radiyallahu anhu pernah membawa kafilah dagang berisi ratusan unta yang memenuhi Madinah. Beliau lalu menyedekahkan sebagian besar barang dagangannya demi mencari rida Allah. Kekayaannya tidak berkurang, bahkan semakin bertambah.

Ketiga, orang lain merasa aman dari lisan dan tangannya. Salah satu tanda orang baik, kehadirannya membuat orang lain merasa tenteram.

Baca Juga: Binrohtal di Polres Jombang, KH M Sholahuddin Jelaskan Cara Menjaga Iman Tetap Kuat

Rasulullah bersabda: Seorang muslim ialah yang kaum muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya.

Muhammad bin Sirin berkata: Tidak ada ibadah yang lebih ringan daripada diam dari keburukan.

Suatu hari seorang Arab Badui menarik selendang Nabi dengan kasar hingga membekas di leher beliau. Namun Rasulullah tidak marah. Beliau justru tersenyum lalu memenuhi permintaannya. Akhlak mulia lebih mampu menundukkan hati daripada kemarahan.

Baca Juga: Binrohtal di Polres Jombang, KH Agung Bahroni Ungkap 5 Keutamaan Berbakti kepada Orang Tua

Keempat, tidak bergantung kepada apa yang dimiliki manusia. Orang yang Allah kehendaki baik memiliki hati yang qana'ah. Ia berharap kepada Allah, bukan kepada manusia.

Allah berfirman: Apa yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal (QS Al-Qashash 60).

Rasulullah bersabda: Bersikap zuhudlah terhadap dunia, Allah akan mencintaimu. Jangan mengharap apa yang dimiliki manusia, niscaya manusia akan mencintaimu.

Syaikh Abdul Qadir al-Jailani berkata: Jangan gantungkan harapanmu kepada makhluk. Siapa menggantungkan harapan kepada makhluk akan kecewa. Siapa menggantungkan harapan kepada Allah, ia tidak akan disia-siakan.

Ibrahim bin Adham pernah ditanya mengapa wajahnya selalu tenang. Beliau menjawab, ’’Aku telah menceraikan dunia tiga kali sehingga aku tidak lagi bersedih ketika dunia pergi dan tidak pula bergembira berlebihan ketika dunia datang.’’

Kelima, selalu bersiap menghadapi kematian. Orang yang Allah kehendaki baik tidak menunggu tua untuk bertobat. 

Nabi bersabda; Orang yang cerdas adalah yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian.

Setiap kali melewati kuburan, Sayyidina Utsman bin Affan radiyallahu anhu menangis hingga janggutnya basah. Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab Rasulullah bersabda: Kubur persinggahan pertama dari perjalanan akhirat.

Karena itu, beliau mempersiapkan bekal sebelum memasuki perjalanan panjang menuju Allah Ta’ala. (jif/naz)

Editor : Achmad RW
dikehendaki allah Orang Baik tanda polres jombang Binrohtal