Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang, Berkurban Tanda Cinta Allah

Anggi Fridianto • Rabu, 27 Mei 2026 | 07:52 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

 

 

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Selasa (26/4),

pengasuh Pesantren Al Manshuriyah, Kalijaring, sekaligus Ketua MUI Kecamatan Tembelang, KH Nur Kholis, menjelaskan keutamaan menyembelih hewan kurban.

’’Orang yang mau berkurban berarti cinta kepada Allah Ta’ala,’’ tuturnya.

 

Perintah kurban merupakan ujian cinta. Sebagaimana disebutkan di ayat yang memerintahkan Nabi Ibrahim alaihissalam menyembelih Ismail alaihissalam.  Surat Ash-Shaffat 105; Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

 

Ujian berat yang diterima Nabi Ibrahim justru menjadi jalan untuk memperoleh kemuliaan di sisi Allah. Terkadang manusia merasa heran, mengapa orang saleh dan taat justru mendapat cobaan berat. Ini karena bentuk kasih sayang dan cara Allah mengangkat derajat hamba-Nya.

 

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Manusia yang paling berat ujiannya para nabi, kemudian orang-orang saleh, lalu yang semisalnya.

Nabi juga bersabda; Apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Allah akan menguji mereka. Ujian pelita bagi orang-orang yang mengenal Allah.

 

Nabi Ibrahim telah lama mendambakan keturunan. Bertahun-tahun beliau berdoa: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku anak yang saleh.

Ketika Ismail lahir dan tumbuh menjadi anak yang saleh, Allah justru memerintahkan agar ia disembelih. Di sinilah tampak bahwa cinta kepada Allah harus mengalahkan cinta kepada makhluk.

Hakikat cinta kepada Allah ketika perintah Allah lebih didahulukan daripada keinginan diri dan hawa nafsu.

 

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani berkata: Jangan mengaku mencintai Allah jika hatimu masih lebih condong kepada dunia daripada kepada-Nya.

 

Allah berfirman di Surat Ash-Shaffat 106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

Tidak ada iman tanpa ujian, dan tidak ada kesabaran tanpa pengorbanan.

Ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Ismail, setan datang menggoda agar beliau membatalkan perintah Allah. Namun Nabi Ibrahim melempari setan dengan batu. Inilah asal-usul lempar jumrah dalam ibadah haji.

 

Allah berfirman di  Surat Al-Hajj 37. Daging dan darah hewan kurban tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.

Inti kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi menyembelih kesombongan, kerakusan, egoisme, dan hawa nafsu.

Seorang salaf saleh menangis ketika hendak bersedekah. Muridnya bertanya:

’’Mengapa engkau menangis padahal sedang berbuat baik?’’

 

Ia menjawab: ’’Aku sedih karena selama ini hatiku terlalu cinta kepada harta, sedangkan sekarang aku sedang memaksa diriku menyerahkannya kepada Allah.’’

Inilah hakikat pengorbanan: Melawan hawa nafsu demi rida Allah.

 

Fenomena hari ini sangat memprihatinkan. Banyak orang berani berkorban besar demi maksiat dan hawa nafsu, tetapi berat berkorban untuk ibadah dan kebaikan.

 

Ada yang rela menghabiskan jutaan rupiah demi hiburan, tetapi berat bersedekah. Ada yang kuat begadang semalaman demi permainan dan tontonan, tetapi tidak kuat bangun malam untuk tahajud.

Barang siapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sebagaimana disebutkan di Surat Ash-Shaffat 107; Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

 

Idul Adha mengajarkan agar kita berani berkorban demi Allah: Berkorban waktu untuk ibadah. Berkorban harta untuk sedekah. Berkorban tenaga membantu sesama. Serta berkorban hawa nafsu demi menjaga ketaatan. Semua pengorbanan itu akan diganti oleh Allah Ta’ala dengan kebaikan yang lebih besar. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#binrohtal polres jombang #KH Nur Kholis #Makna Kurban #Tausiyah Islam #idul adha