Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang, 10 Keutamaan Haji

Rojiful Mamduh • Kamis, 30 April 2026 | 07:04 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

 

 

Saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (29/4),  pengurus MWCNU Kecamatan Sumobito, H Ahmad Mauzul, menjelaskan keutamaan haji.

’’Ada 10 keutamaan haji,’’ tuturnya.

 

Pertama, haji adalah jihad. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Haji adalah jihad bagi setiap orang yang lemah. Dari Aisyah radiyallahu ‘anha: Kami memandang jihad adalah amal terbaik. Nabi bersabda: Jihad terbaik adalah haji mabrur.

Imam Nawawi menjelaskan bahwa haji disebut jihad karena adanya pengorbanan jiwa, harta, dan kesabaran.

 

Kedua, melatih tidak pelit (dermawan). Allah Ta’ala berfirman di Surat Ali Imran 92. Kamu tidak akan mencapai kebajikan sampai menginfakkan harta yang kamu cintai.

Nabi bersabda; Sebaik-baik sedekah adalah dari harta yang dicintai.

’’Orang yang pelit tidak mungkin mau mengeluarkan harta untuk haji,’’ jelasnya.

Sahabat Abdullah bin Abbas radiyallahu anhu berkata; Haji mengajarkan seseorang untuk mengeluarkan hartanya di jalan Allah dengan ikhlas.

 

Ketiga, menguatkan penghambaan dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’la. Allah berfirman di Surat Al-Baqarah 196. Sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah Ta’ala.

Nabi bersabda; Barang siapa berhaji karena Allah, lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti hari dilahirkan oleh ibunya.

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa haji adalah simbol perjalanan menuju Allah, meninggalkan dunia dan mendekat kepada-Nya.

 

Keempat, haji berulang kali meramaikan tanah haram dan syiar Islam. Allah berfirman di Surat Al-Hajj 32. Mengagungkan syiar Allah adalah tanda takwa.

Sesungguhnya Allah membanggakan orang-orang yang wukuf di Arafah di hadapan para malaikat.

Berkumpulnya umat di tanah haram adalah bukti persatuan dan kemuliaan Islam.

 

Kelima menghapus dosa. Nabi bersabda; Barang siapa berhaji karena Allah, lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti hari dilahirkan oleh ibunya.

Haji menghancurkan dosa sebelumnya.

Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata; Orang yang berhaji dengan benar, ia keluar dari dosa seperti hari dilahirkan.

 

Keenam balasannya surga. Nabi bersabda; Barang siapa mati dalam perjalanan haji, baginya pahala haji sampai hari kiamat.

Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan; Tidak ada pahala yang lebih jelas balasannya dengan surga selain haji mabrur.

Ketujuh, menghilangkan kemiskinan dan dosa. Sufyan Ats-Tsauri berkata; Aku melihat orang yang sering berhaji, Allah lapangkan rezekinya.


Kedelapan, haji termasuk amal paling utama. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa haji mabrur termasuk amal yang paling dicintai Allah setelah iman dan jihad.

 

Kesembilan, tamu Allah yang doanya dikabulkan. Nabi bersabda; Doa orang yang berhaji dan berumrah tidak tertolak.

Imam Ibn Rajab menjelaskan bahwa kemuliaan tamu Allah adalah dikabulkannya doa mereka.

 

Kesepuluh, menghidupkan zikir dan tauhid. Nabi bersabda; Sebaik-baik haji adalah yang banyak talbiyah dan menyembelih.

Imam Ibn Qayyim menjelaskan bahwa seluruh rangkaian haji adalah pendidikan tauhid dan zikir.

 

Dikisahkan Imam Syafi’i melihat seorang jamaah haji yang sangat sederhana. Pakaiannya lusuh, bekalnya sedikit, tetapi lisannya terus berzikir.

 

Ia berkata, ’’Aku datang bukan membawa harta, tapi membawa hati yang penuh harap kepada Allah.’’

 

Sepulang haji, hidupnya berubah penuh ketenangan. Ini menunjukkan bahwa haji bukan tentang kemewahan, tapi keikhlasan. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#binrohtal polres jombang #Jombang #Kota Santri #Binrohtal