Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang: Menjaga Spirit Ramadan  

Rojiful Mamduh • Kamis, 16 April 2026 | 08:14 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

 

Saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Rabu (15/4), Pengasuh PP Mambaussalam, Pedes, Perak, sekaligus Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jombang, KH M Haris Munawir, menjelaskan pentingnya menjaga spirit Ramadan. ’’Ramadan itu ibarat pendidikan. Kita harus bagus saat pendidikan, dan bagus saat tugas sebenarnya,’’ tuturnya.

Gus Haris mencontohkan polisi yang bagus saat menjalani pendidikan. ’’Dia juga harus bagus ketika diterjunkan di lapangan. Kalau bagusnya hanya saat pendidikan, berarti tidak sukses,’’ terangnya.

Di bulan Ramadan kita menahan nafsu syahwat. Banyak sedekah, banyak salat malam juga banyak baca Alquran. ’’Sekarang setelah Ramadan, spirit itu harus kita jaga,’’ sarannya. Kita harus tetap melawan syahwat dan hawa nafsu. Tetap senang sedekah dan salat malam. Serta tetap banyak membaca Alquran.

’’Orang yang tetap baik setelah Ramadan, itu tanda Ramadannya diterima,’’ ungkapnya. Orang yang Ramadannya diterima maka semua dosanya akan dihapus oleh Allah Ta’ala. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang berpuasa Ramadan dan qiyamul lail Ramadan karena Allah Ta’ala, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah Ta’ala.

Orang yang dosa-dosanya diampuni maka setelah Ramadan dia akan ringan beribadah dan berbuat kebaikan.

Sebaliknya, orang yang Ramadannya tidak diterima maka dosa-dosanya tidak diampuni sehingga termasuk golongan orang yang celaka.

Suatu ketika Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam menaiki mimbar. Pada tangga pertama beliau berucap amin. Pada tangga kedua dan ketiga beliau juga berucap amin. Para sahabat akhirnya bertanya. Wahai Rasulullah, kami mendengar engkau mengucapkan amin tiga kali. Nabi menjelaskan: Pada tangga pertama tadi, Jibril mendatangiku dan mengatakan: Celaka orang yang menjumpai Ramadan dan melewatinya tapi dosa-dosanya tidak diampuni. Maka aku mengucapkan amin.

 Pada tangga kedua Jibril berkata:  Celaka orang yang menjumpai kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya tapi hal itu tidak bisa memasukkannya ke surga. Maka aku mengucapkan amin.

 Pada tangga ketiga Jibril berkata: Celaka orang yang ketika namamu disebut di dekatnya, tapi ia tidak bersalawat padamu. Maka aku mengucapkan amin.

Doa tersebut disampaikan oleh malaikat terbaik dan diaminkan oleh manusia sekaligus makhluk terbaik. Maka sungguh rugi orang beriman yang dosanya tidak diampuni oleh Allah setelah berlalunya Ramadan.

Rugilah orang yang masih punya orang tua tapi tidak berbuat baik kepadanya. Rugilah orang yang disebut nama Nabi namun tidak mau membaca salawat. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #polres jombang #Binrohtal