Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kajian Ramadan di Unipdu Jombang: Tawakal vs Overplanning

Anggi Fridianto • Minggu, 8 Maret 2026 | 05:14 WIB

Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Unipdu Dr H Ali Muhsin MPdI saat menjadi pemateri
Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Unipdu Dr H Ali Muhsin MPdI saat menjadi pemateri

RadarJombang.id – Kajian Ramadan yang digelar Pusat Studi Qur’an Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, Sabtu (7/3).

Kegiatan itu, mengangkat tema tawakal vs Overplanning: Menyeimbangkan usaha dan kepercayaan kepada Allah.  

Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Unipdu, Dr H Ali Muhsin MPdI, menjelaskan konsep tawakal dalam kehidupan seorang muslim.

’’Tawakal itu berdoa, berikhtiar, lalu memasrahkan hasilnya kepada Allah,’’ katanya.

Secara bahasa, tawakal memiliki arti menyerahkan suatu urusan kepada pihak lain.

Dalam ajaran Islam, tawakal bermakna menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah melakukan ikhtiar, usaha, dan doa.

Ali Muhsin membagikan pengalaman temannya saat masih menempuh pendidikan.

Sejak sekolah dasar hingga kuliah, temannya bercita-cita menjadi dokter. Berbagai usaha dilakukan untuk mewujudkan impian tersebut.

Namun saat mengikuti ujian seleksi masuk perguruan tinggi, temannya tidak diterima di fakultas kedokteran.

Kondisi tersebut sempat membuatnya kecewa. Meski demikian, ia berusaha menerima keadaan dan kembali memasrahkan diri kepada Allah Ta’ala.

Temannya kemudian melanjutkan kuliah di jurusan administrasi. Setelah lulus, ia mengikuti seleksi kerja di sebuah rumah sakit dan diterima.

Bahkan, ia dipercaya menjadi bendahara rumah sakit. ’’Kadang yang menurut kita baik, belum tentu menurut Gusti Allah itu baik,’’ tandasnya.

Orang yang memiliki sikap tawakal memiliki beberapa ciri. Di antaranya; Meyakini kekuasaan Allah, meningkatkan ketakwaan dengan beribadah sungguh-sungguh.

Menjalani kehidupan sebaik-baiknya, fokus pada proses, serta selalu bersyukur.

Sikap tawakal juga memberikan banyak manfaat dalam kehidupan. Di antaranya, menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan.

Meningkatkan iman kepada Allah Ta’ala. Serta membantu seseorang menghadapi masalah dengan lebih baik.

Selain itu, tawakal dapat menumbuhkan semangat hidup, meningkatkan kualitas hidup, serta menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah Ta’ala.

’’Tawakal juga bisa menghilangkan rasa cemas dan takut yang berlebihan, sehingga seseorang merasa lebih tenang dan damai dalam menjalani kehidupan,’’ tegasnya. (ang/jif)

 

Editor : Achmad RW
#kajian Ramadan #Tawakal #Jombang #unipdu