Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal di Polres Jombang, Tiga Orang Celaka

Rojiful Mamduh • Rabu, 18 Februari 2026 | 07:08 WIB

 

 

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

 

Saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Jannatul Fuadah Polres Jombang, Rabu (11/2), HM Adib Zamzami dari PP Tarbiyatun Nasyiin, Paculgowang, menjelaskan pentingnya mengisi Ramadan dengan amal saleh dan ibadah. ’’Orang yang tidak mengisi bulan Ramadan dengan amal saleh dan ibadah bisa termasuk golong orang yang celaka,’’ tuturnya.

 

Suatu hari, Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam menaiki mimbar. Pada tangga pertama beliau mengucapkan, amin. Tangga kedua, beliau kembali mengucapkan, amin. Tangga ketiga, beliau pun mengucapkan, amin.

 

Para sahabat merasa heran. Seusai khotbah, mereka bertanya; Wahai Rasulullah, kami mendengar engkau mengucapkan amin tiga kali?

Nabi menjawab, setiap kali menaiki tangga, malaikat Jibril datang dan berdoa, sehingga beliau membaca amin.

 

Tangga pertama, Jibril berkata: Celaka seorang hamba yang mendapati Ramadan, lalu Ramadan berlalu dan ia tidak diampuni. Maka Nabi mengucapkan: Amin.

Ramadan bulan rahmat dan ampunan. Rasulullah bersabda: Barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

 

Imam Ibn Rajab al-Hanbali rahimahullah menjelaskan, orang yang tidak diampuni di bulan Ramadan, orang yang benar-benar berpaling dari rahmat Allah Ta’ala.

Dia tidak mengisi Ramadan dengan amal saleh dan ibadah, tetapi justru bermaksiat di bulan Ramadan.

Padahal tidurnya orang yang berpuasa dicatat ibadah. Dari pada maksiat, lebih baik menghabiskan waktu untuk tidur.

 

Tangga kedua, Jibril berkata: Celaka seorang hamba yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya, namun itu tidak memasukkannya ke surga. Maka Nabi mengucapkan: Amin.

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Isra 23. Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.

 

 Rasulullah bersabda: Rida Allah tergantung pada rida orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.

 

Abdullah ibn Abbas radiyallahu anhu berkata: Aku tidak mengetahui amal yang lebih mendekatkan kepada Allah selain berbakti kepada ibu.

 

 

Uwais al-Qarni radiyallahu anhu terkenal bukan karena banyaknya ibadah semata, tetapi karena baktinya kepada ibunya yang lumpuh. Bahkan Rasulullah menyebut namanya dan memerintahkan sahabat jika bertemu agar meminta doa darinya. Berbakti kepada orang tua adalah jalan surga yang terbuka lebar — namun sering diremehkan.

 

 

Tangga ketiga, Jibril berkata: Celaka seorang hamba yang ketika namamu disebut di sisinya, ia tidak bersalawat kepadamu. Maka Nabi mengucapkan: Amin.

 

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Ahzab 56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang beriman, bersalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam.

Rasulullah bersabda: Orang yang bakhil orang yang ketika namaku disebut, ia tidak bersalawat kepadaku. Doa tidak akan sampai kepada Allah Ta’ala jika tidak dibacakan salawat.

Imam Syafi'i berkata: Aku mencintai bersalawat kepada Nabi dalam setiap keadaan. Dengan salawat semua hajat kita akan dikabulkan oleh Allah Ta’ala. (jif/naz)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#orang #Jombang #polres jombang