Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ratusan Calon Jemaah Haji asal Jombang Tak Bisa Lunasi Biaya Haji, Ini Penyebab dan Akibatnya

Anggi Fridianto • Jumat, 26 Desember 2025 | 18:03 WIB

 

URUS BERKAS: Sejumlah jemaah haji antre di kantor Kemenhaj dan Umroh Jombang untuk mengurus berkas kemarin (22/12).
URUS BERKAS: Sejumlah jemaah haji antre di kantor Kemenhaj dan Umroh Jombang untuk mengurus berkas kemarin (22/12).

RadarJombang.id - Masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) reguler resmi berakhir Selasa (23/12).

Di Kabupaten Jombang, masih terdapat ratusan calon jemaah haji (CJH) yang belum menyelesaikan kewajiban pelunasan pada tahap pertama.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan dari total 1.190 CJH yang masuk kuota pelunasan tahap 1, baru 910 jemaah yang berhasil melunasi Bipih.

Dengan demikian, masih ada 280 CJH yang belum menyelesaikan pembayaran.

”Jadi usai pelunasan tahap pertama berakhir, total ada 910 jemaah yang sudah melunasi,” jelas Ilham.

Ia menyampaikan, ada beberapa kendala yang dihadapi para CJH sehingga belum melakukan pelunasan.

Di antaranya proses pemeriksaan kesehatan yang belum tuntas serta proses administrasi perbankan yang masih berjalan.

Ia memerinci, dari 280 CJH yang belum melunasi, sebanyak 58 jemaah masih dalam proses pemeriksaan kesehatan.

Kemudian 28 jemaah sudah dinyatakan istitaah, namun proses unggah data ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) belum selesai.

Selain itu, 35 jemaah masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan (rikes).

”Bagi jemaah yang mengalami kendala sistem ini, akan kami ajukan untuk mengikuti pelunasan tahap kedua,” imbuhnya.

Pelunasan Bipih tahap 2 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 9 Januari 2026.

Tahap ini diperuntukkan bagi jemaah yang gagal melunasi pada tahap pertama, pendamping jemaah lansia, jemaah penyandang disabilitas beserta pendampingnya, jemaah yang terpisah dari mahram, serta jemaah cadangan.

”Jadwalnya mulai efektif tahun depan,’’ tegasnya.

Ilham berharap para CJH yang masuk kategori pelunasan tahap 2 dapat segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan, baik administrasi maupun kesehatan.

Dengan demikian, proses keberangkatan haji tahun 2026 dapat berjalan lancar sesuai rencana.

”Kami terus melakukan pendampingan agar seluruh jemaah bisa menyelesaikan tahapan ini tepat waktu,” tandasnya.

Di Jombang sendiri, total ada 578 CJH yang tercatat masuk dalam kuota cadangan. Data tersebut berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umrah per Desember 2025.

Ratusan CJH cadangan ini berhak mengikuti pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap dua, dengan catatan lolos verifikasi administrasi dan kesehatan.

’’Kami telah melakukan sosialisasi sekaligus verifikasi kepada seluruh CJH cadangan tersebut,’’ pungkasnya. (ang/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Biaya Haji #Bipih #Jombang #CJH #Pelunasan #Calon Jemaah Haji