Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal Polres Jombang, Pesan Jibril Menguatkan Iman  

Rojiful Mamduh • Rabu, 10 Desember 2025 | 17:12 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

SAAT khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Jumat (5/12), H Nasrul Ghoffar dari PP Sunan Ampel Denanyar menjelaskan pesan malaikat Jibril alaihissalam kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dan umatnya untuk menguatkan iman.

’’Pertama, hiduplah sesukamu, sesungguhnya kamu pasti akan menjadi mayit,’’ tuturnya.

Setiap yang bernyawa pasti mati. Sebagaimana ditegaskan di QS Ali ‘Imran 185.

 

Jika ingat mati, maka kita tidak akan sombong. Tidak akan menunda tobat, dan tidak akan menyia-nyiakan hidup dalam kemaksiatan.

Alkisah, ada seorang pemuda saleh yang selalu mengingat mati. Setiap pagi, ia berkata: ’’Inilah hariku yang terakhir.’’

Ia selalu memperbaiki niat, amal, serta lisannya. Dan benar — ia wafat pada hari yang paling baik amalnya.

Orang yang hidup dalam keadaan ingat mati, ia akan mati dalam keadaan terbaik

 

Kedua, cintailah siapa saja yang engkau senangi, sesungguhnya engkau pasti akan berpisah dengannya.

Kematian memisahkan anak dari orang tua, suami dari istri, sahabat dari sahabat. Allah Ta’ala mengingatkan di QS At-Taghabun 15. Sesungguhnya harta dan anak-anakmu hanyalah cobaan.

Jangan sampai cinta manusia membuat kita lupa kepada Allah Ta’ala. Cintailah manusia sewajarnya, karena yang menemani kita di kubur bukan pasangan, bukan jabatan, melainkan amal.

Ketiga, beramal sesukamu, sesungguhnya engkau akan menuai balasannya. Allah Ta’ala berfirman di QS Az-Zalzalah 7–8. Barang siapa mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan sebesar zarrah, dia akan melihat balasannya.

 

Keempat, kemuliaan seorang mukmin terletak pada salat malam. Hanya orang yang hatinya hidup yang mampu bangun saat manusia terlelap. Nabi bersabda: Sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam.

Siapa yang ingin menguatkan imannya, hendaklah ia memperbaiki salat malamnya. Ibnu Taymiyyah berkata: Jika aku sulit menemukan pemahaman atau ketenangan, aku memperbanyak tahajjud. Di dalamnya Allah membukakan pintu-pintu kebaikan.

Kala salat malam, doa lebih dekat untuk diijabah, hati lebih lembut, dan iman lebih kuat.

 

Kelima, kehormatan seorang mukmin saat ia tidak lagi bergantung pada manusia. Induk dari segala kehinaan bergantung kepada makhluk. Induk dari kemuliaan bersandar hanya kepada Allah Ta’ala.

 

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Ahzab 3. Cukuplah Allah menjadi Penolong bagimu. Nabi bersabda kepada Ibn Abbas: Jika engkau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah.

Umar bin Khattab berkata: “Aku membebaskan diriku dari penghinaan—dengan tidak berharap kepada manusia.

Para wali Allah dikenal dengan sifat qana’ah, merasa cukup dengan apa yang Allah beri. Hati mereka mulia karena tidak dijerat oleh pamrih dunia. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#polres jombang #Binrohtal