Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ngaji Binrohtal Polres Jombang, Kupas Makna Takwa Sebagai Kunci Solusi Hidup

Rojiful Mamduh • Kamis, 4 September 2025 | 12:24 WIB

 

Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

SAAT ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Polres Jombang, Rabu (3/9), Rois Syuriyah MWCNU Ploso sekaligus Ketua MUI Ploso, KH Ainul Yakin, menjelaskan pentingnya bertakwa agar semua masalah kita mendapatkan solusi dari Allah Ta’ala.

 

’’Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,’’ tuturnya mengutip QS At-Talaq 2–3.

 

Ayat ini menjadi penyejuk jiwa dan janji abadi dari Allah bahwa takwa adalah solusi hidup. Bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat.

 

Ayat di atas turun setelah Auf bin Malik al-Asyja’i mengadu kepada Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bahwa anaknya ditawan oleh musuh. Keluarga sangat sedih dan kesulitan ekonomi.

 

Nabi bersabda kepadanya: Bertakwalah kepada Allah dan perbanyak membaca la haula wala quwwata illa billah.

 

Semalam suntup Auf dan keluarganya memperbanyak zikir dan bertakwa. Tidak lama kemudian, anaknya berhasil lolos dari tawanan, dan bahkan membawa kambing hasil rampasan.

 

Ini menjadi bukti nyata bahwa takwa melahirkan keajaiban, bahkan dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

 

Ali bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu berkata: Takwa adalah takut kepada Allah, mengamalkan apa yang diturunkan (Alquran), rida dengan yang sedikit, dan mempersiapkan diri untuk hari keberangkatan (akhirat).

 

Takwa menjadi standar kemuliaan. Sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Hujurat 13.

Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.

 

Umar bin Khattab radiyallahu ‘anhu ditanya tentang takwa, beliau menjawab: Takwa adalah seperti seseorang yang berjalan di jalan penuh duri, dia sangat hati-hati agar tidak menginjak atau tersangkut duri tersebut.

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: Orang yang bertakwa adalah orang yang takut kepada Allah, meninggalkan apa yang diharamkan, dan bersungguh-sungguh dalam ketaatan.

 

Imam Ibn al-Qayyim rahimahullah berkata; Takwa adalah sumber kebahagiaan hati, kekuatan jiwa, dan cahaya bagi kehidupan.

 

Syekh Abdul Qadir al-Jilani rahimahullah berkata: Takwa adalah pondasi awal menuju wilayah (menjadi kekasih Allah), dan siapa yang tidak membangunnya, maka tidak akan pernah sampai. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#polres jombang #Binrohtal