Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tips Memohon Keturunan Ahli Ilmu dan Ahli Ibadah Seperti Nabi Ibrahim

Rojiful Mamduh • Minggu, 27 Juli 2025 | 20:39 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id - Katib Syuriyah MWCNU Jogoroto sekaligus Wakil Ketua MUI Jogoroto, KH M Sholahuddin Kariim, menjelaskan kiat memiliki keturunan ahli ilmu dan ibadah. '

Hal itu, diungkapkannya saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (24/7).

’’Kita bisa meneladani doa Nabi Ibrahim alaihissalam agar memiliki keturunan ahli ilmu dan ibadah,’’ tuturnya.

Doa Nabi Ibrahim untuk dirinya dan anak keturunannya terekam indah dalam QS Ibrahim 40. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhanku, kabulkanlah doaku.

Juga dalam QS Assaffat 100. Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

Doa Nabi Ibrahim memberi pelajaran penting: ibadah harus dilandasi ilmu. Tanpa ilmu, ibadah bisa salah arah, bahkan bisa tertolak.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka ia tertolak.

Allah SWT juga berfirman dalam QS Azzumar 9. Katakanlah: Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?

Dengan ilmu, ibadah menjadi lurus, bernilai, dan mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Para sahabat dan ulama salaf sangat menekankan pentingnya ilmu dalam beribadah.  Ali bin Abi Thalib radiyallahu ‘anhu berkata: Didiklah anak-anak kalian bukan hanya dengan harta, tapi dengan ilmu. Karena ilmu akan menjaganya ketika harta lenyap.

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: Tiada suatu bentuk ibadah kepada Allah SWT yang lebih utama dari ilmu.

Imam Syafi’i rahimahullah berkata: Menuntut ilmu lebih utama daripada salat sunah.

Ketika Imam Malik bin Anas masih kecil, ibunya mengantarkannya belajar kepada ulama besar, Rabi’ah Ar-Ra’y. Sebelum berangkat, ibunya berkata: ’’Pergilah, pelajarilah adab darinya sebelum engkau mengambil ilmunya.’’

Ibunya juga mendandani Imam Malik dengan pakaian terbaik dan berkata: ’’Aku melihatmu cocok untuk mencari ilmu.’’

Hasilnya, Imam Malik tumbuh menjadi salah satu imam besar dalam Islam — berkat doa dan visi besar seorang ibu yang menginginkan anaknya menjadi ahli ibadah dan ilmu.

 Anak saleh merupakan amal jariyah yang abadi. Rasulullah bersabda: Jika anak Adam mati, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.

Maka, anak yang saleh dan berilmu adalah warisan terbaik yang bisa kita tinggalkan.

Rasulullah bersabda; Ajarilah anakmu tiga hal. Mencintai Nabi, mencintai keluarga Nabi dan membaca Alquran. (jif/naz)

 

Editor : Achmad RW
#tips #memohon #keturunan #Binrohtal #ahli ilmu #Ahli Ibadah