Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.372, Kiat Salat Khusyuk

Rojiful Mamduh • Rabu, 23 April 2025 | 14:18 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

Radarjombang.id - SAAT ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (21/4), Pengasuh PP Shofwanul Hikmah, Badas, Kecamatan Sumobito, KH Moh Roihan Sugondo, menjelaskan pentingnya salat khusyuk.

’’Agar salat bisa khusyuk, di antara caranya membaca dan memahami rukun qouli dengan benar,’’ tuturnya.

Salat khusyuk sangat penting agar salat menjadi solusi atas semua masalah yang dihadapi.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 45-46. Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. Yaitu orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

’’Salat adalah mikrajnya orang beriman,’’ tuturnya. Yakni pertemuan antara orang beriman dengan Allah SWT. Sebagaimana saat Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bertemu Allah SWT secara langsung di sidrotul muntaha kala isra mikraj.

Saat itu, malaikat Jibril pun tidak mampu ikut naik mendampingi Nabi. Sebagaimana disebutkan dalam QS Assaffat 164. Tiada seorangpun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu.

Manusia bisa melampaui malaikat karena bisa naik ke sidratul muntaha yang tidak bisa dijangkau malaikat sebagaimana dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Ucapan Nabi ketika bertemu Allah SWT diabadikan dalam bacaan tahiyat.

Nabi mengucapkan; Attahiyyatul mubarokatus solawatut toyyibatu lillah (Segala kehormatan, keberkahan, rahmat, dan kebaikan adalah milik Allah). Orang yang mengucapkan ini, pahalanya seperti haji dan umrah.

Allah SWT menjawab; Assalamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokatuh (Semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya tetap tercurahkan atasmu, wahai Nabi). Orang yang mengucapkan ini pahalanya seperti ziarah makam Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Sehingga dengan istiqamah salat, kita bisa mendapatkan pahala haji, umrah dan ziarah makam Nabi Muhammad SAW.

Agar salat kita khusyuk, kita bisa meniru Hatim al-Asham. Ketika ditanya mengenai salatnya, ia pun berkata; Ketika sudah masuk waktu salat, aku menyempurnakan wudu, kemudian mendatangi tempat yang aku inginkan salat di situ sehingga seluruh tubuhku berkumpul dalam semangat.

Setelah itu aku mendirikan salatku. Kujadikan Kakbah di depanku, jembatan sirat di bawah kakiku, surga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, dan malaikat maut di belakangku. Aku merasa itulah salatku yang terakhir.

Aku berdiri di antara harapan dan ketakutan. Aku bertakbir dengan tenang, membaca surah dengan tartil, sujud dengan tenang, duduk tahiyat disertai keikhlasan. (jif/naz)

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#polres jombang #Radar Jombang #Binrohtal #Jombang Santri