RadarJombang.id – Jelang Lebaran, ribuan santri yang mondok di Jombang mulai mudik ke kampung halaman.
Seperti terlihat di Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu, Kecamatan Perak, Rabu (19/3).
Sebagian besar santri dijemput orang tua, sebagian lainnya menggunakan armada bus yang difasilitasi pihak ponpes.
Pantauan di lokasi, tampak 22 armada bus telah terparkir di halaman Masjid Luhur Ponpes Gadingmangu.
Bus tersebut disediakan pihak pondok untuk memfasilitasi santri yang akan mudik.
Satu per satu santri memasuki armada bus sesuai tujuan mereka masing-masing.
Humas Ponpes Gadingmangu Toto Raharjo menyampaikan, santri diperbolehkan mudik, mengingat kegiatan belajar mengajar di sekolah lingkungan Ponpes sudah mulai libur.
”Libur santri mulai tanggal 19 Maret sampai 14 April, setelah itu santri bisa kembali ke pondok,” ucap Toto kepada wartawan, Rabu (19/3).
Untuk memfasilitasi keberangkatan santri mudik Lebaran, pengurus pondok menyediakan puluhan unit kendaraan bus dan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk armada kereta api.
”Ada sekitar 22 armada bus, dengan jumlah santri yang mudik kurang lebih 3 ribu orang. Dengan rute perjalanan Jabodetabek dan Pulau Sumatera,” terang Toto.
Sementara, untuk santri yang mudik khusus wilayah satu rute kereta api tujuan Bandung, ada sekitar ratusan santri akan berangkat menggunakan armada kereta api.
”Kurang lebih sekitar 2 gerbong. Kita bekerja sama dengan PT KAI,” bebernya.
Selain di Gadingmangu, ribuan satri dari ponpes lain juga mulai pulang kampung.
Terpisah, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso KH Zaimuddin Wijaya As'ad menyampaikan, ribuan santri yang mondok di PPDU Rejoso sudah diperbolehkan pulang sejak Rabu (19/3).
”Alhamdulillah sesuai keputusan MPPDU, mulai hari ini pulang. Akan tetapi sebagian ada yang pulang sejak kemarin lusa setelah sekolah,’’ ujar dia.
Untuk teknis pemulangan sendiri, kata dia, bisa dijemput orang tua ada secara rombongan.
”Pemulangannya dijemput orang tua masing-masing atau bersama rombongan daerah tertentu,” tandasnya.
Sesuai jadwal, sekitar 12.000 santri di lingkup PPDU Rejoso mulai libur Lebaran sejak 19 Maret hingga 14 April mendatang. ”Ya kembali aktif 14 April,” pungkasnya.
Terpisah, Pengasuh Pondok Putri Tebuireng KH Fahmi Amrullah Hadziq mengatakan, ribuan santri yang mondok di Tebuireng dijadwalkan pulang mulai 20 Maret.
”Sesuai keputusan, tanggal 20 Maret besok pemulangan. Untuk teknisnya ada yang rombongan bus dan ada yang dijemput,’’ jelas dia.
Sesuai jadwal, ribuan santri yang mondok di Tebuireng akan kembali ke Jombang pada 16 April mendatang.
”Kemudian tanggal 17-18 April balik pondok dan 19 April masuk sekolah,’’ pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW