Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dekan Unipdu Jombang Ungkap Cara Memanfaatkan Teknologi AI dengan Bijak

Anggi Fridianto • Selasa, 18 Maret 2025 | 15:26 WIB
WAWASAN LUAS: Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unipdu Jombang, M Masrur M Kom, saat menjadi narasumber Kajian Ramadan Unipdu di Islamic Center, (17/3).
WAWASAN LUAS: Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unipdu Jombang, M Masrur M Kom, saat menjadi narasumber Kajian Ramadan Unipdu di Islamic Center, (17/3).

JombangBanget.id - Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unipdu, M Masrur M Kom, mengajak umat Islam khususnya civitas akademik Unipdu untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) dalam menunjang aktivitas pembelajaran.

’’Di era digital saat ini, kita tidak bisa lepas dalam pemanfaatan teknologi AI,’’ katanya saat menjadi narasumber Kajian Ramadan Unipdu di Islamic Center, (17/3).

Tekonolgi AI saat ini kian berkembang. Bahkan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) sendiri sudah meluncurkan aplikasi berbasis AI yang diberi nama Perempuan Pandai.org.

’’Dalam aplikasi tersebut, intinya mengajak warga NU melek teknologi dan meningkatkan literasi digital,’’ tambahnya.

Ia mengimbau umat Islam untuk tetap mempedomani kaidah-kaidah dan etika dalam agama Islam.

Sebab, AI punya peran ganda tergantung penggunanya. Teknologi AI awal kali dikenalkan oleh seorang ahli matematika asal Inggris bernama Alan Turing pada 1970.

’’Beliau mengenalkan konsep kecerdasan AI,’’ tambahnya.

10 tahun berikutnya, teknologi sudah berkembang cukup pesat. AI pertama diterapkan pada sebuah mesin pabrik dengan wujud robot.

”Di era sekarang, sering kita dengar istilah AI generatif,’’ paparnya.

Ini AI yang bisa dijalankan lewat perintah untuk membentuk sebuah teks, gambar, suara maupun video secara instan.

”Dalam dunia pendidikan, kita juga bisa memanfaatkan berbagai platform AI generatif. Misalnya untuk membuat soal kuis kita bisa menggunakan quiziz.com, untuk membuat makalah kita bisa menggunakan chatgpt, gemini dan lain-lain,’’ urainya.

Baca Juga: Wakil Dekan Unipdu Jombang Jelaskan Keutamaan dan manfaat Itikaf di Bulan Ramadan

Ia mengimbau, mahasiswa dan civitas akademik Unipdu memanfaatkan AI untuk kebutuhan sewajarnya dan tidak telralu bergantung pada AI.

’’Kita harus memanfaatkan teknologi AI secara bijak dan secanggih-canggihnya teknologi tidak boleh menghilangkan budaya kita,’’ jelasnya.

Ia menekankan, agar mahasiswa menggunakan AI sebatas untuk mendukung intelektualitas, bukan menggantikan.

’’AI itu sebenarnya hanya alat membantu manusia. Sehingga kita tidak boleh terlalu bergantung,’’ bebernya. (ang/jif)

Editor : Achmad RW
#kajian Ramadan #Manfaatkan #teknologi ai #Jombang #Unipdu Jombang