RadarJombang.id - Menjelang Idulfitri, umat Muslim punya kewajiban untuk menunaikan zakat fitrah.
Zakat ini bukan sekadar kewajiban, tapi juga bentuk kepedulian kepada sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
Nah, biar ibadah kita makin sempurna, penting banget buat memahami niat zakat fitrah sebelum membayarnya.
Yuk, simak niatnya di bawah ini!
Niat Zakat Fitrah
Sebelum bayar zakat fitrah, jangan lupa niatnya ya!
Ini niat yang bisa dibaca sesuai dengan status masing-masing:
* Untuk diri sendiri:
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِيْ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Nawaitu an ukhrija zakat al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta‘ala.
(Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri saya sendiri, fardhu karena Allah Ta’ala.)
* Untuk keluarga (istri, anak, atau orang yang ditanggung):
فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى (sebutkan nama) نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ
Nawaitu an ukhrija zakat al-fitri ‘an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta‘ala.
(Saya niat mengeluarkan zakat fitrah untuk [nama], fardhu karena Allah Ta’ala.)
Setelah membaca niat, bisa langsung menunaikan zakat fitrah baik dalam bentuk beras atau uang.
Yuk, pastikan zakat fitrah kamu tersalurkan dengan benar dan bisa membantu mereka yang membutuhkan.
Semoga berkah buat kita semua!
(Luthviatul Ilmi N.A)