RadarJombang.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Dewan Pertimbangan MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan cara berbakti kepada kedua orang tua.
’’Di antara cara berbakti kepada kedua orang tua yakni meneruskan kebaikan-kebaikannya,’’ tuturnya saat haul ke-35 pendiri PP Walisongo Cukir, KH Adlan Aly, Kamis (12/9).
Sebagaimana disebutkan dalam QS Attur 21.
Orang-orang yang beriman dan anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka.
Dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam juga bersabda; Orang yang telah wafat oleh Allah SWT diperlihatkan amalan anak cucunya yang masih hidup di dunia.
Jika anak cucunya berbuat kebaikan, dia senang. Sebaliknya, jika anak cucunya berbuat maksiat, dia bersedih.
Kiai Cholil lalu menceritakan kebaikan-kebaikan KH Adlan Aly. Beliau dikenal sebagai penghafal Quran yang istiqamah menjaga hafalan hingga akhir hayat.
’’Beliau itu setiap minggu khatam Alquran,’’ terangnya.
KH Adlan Aly juga sangat luman.
’’Saya pernah sakit lalu beliau menjenguk. Sempat mijiti saya. Lalu yang membuat saya senang, diberi uang,’’ ucapnya yang disambut senyum hadirin.
Baca Juga: Toriqoh 313, Ini Tujuh Golongan Mendapat Perlindungan Allah SWT di Akhirat
KH Adlan Aly juga senang memberi hadiah berupa buku atau kitab. ’’Saya juga pernah diberi kitab,’’ kenangnya.
Pengasuh PP Roudhotu Tahfidzil Qur'an, Perak, KH Masduqi Abdurrahman Alhafiz, juga pernah diberi kitab Durrotun Nasihin oleh KH Adlan Aly.
Hingga sekarang kitab itu selalu dia gunakan untuk mengisi pengajian.
’’Hingga akhir hayat, KH Adlan Aly tetap bekerja membuka toko buku dan kitab,’’ kata Kiai Cholil.
Hal itu dilakukan agar tidak mengharapkan pemberian orang.
’’KH Adlan Aly hampir setiap tahun pergi haji,’’ ungkapnya.
Suatu ketika beliau sakit. Lalu Kiai Cholil berkata kepadanya; Kiai, biar hajinya saya gantikan.
’’Beliau diam. Lalu memegang tangan saya sambil berkata; Tidak usah minta kepada manusia. Nanti kalau waktunya, pasti berangkat sendiri,’’ kenangnya.
Singkat cerita, KH Adlan Aly tetap memaksa berangkat haji.
’’Tiba di tanah suci, ternyata beliau sehat. Bahkan lebih sehat dari biasanya,’’ ungkapnya.
KH Adlan Aly juga mursyid toriqoh. Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati.
Jika zikir sudah masuk ke hati, maka dalam keadaan apapun akan selalu ingat Allah SWT. Serta selalu rida kepada Allah SWT. Sehingga Allah SWT pun rida kepadanya.
Baca Juga: Dua Pasangan Bakal Calon Pilbup Jombang 2024 Dinyatakan Memenuhi Syarat
Sebagaimana disebutkan dalam QS Albayyinah 8. Balasan di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Allah rida terhadap mereka dan merekapun rida kepada-Nya. Yang demikian itu balasan bagi orang yang takut kepada Tuhannya. (jif/naz)
Editor : Achmad RW