Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Maulid Akbar Di Pesantren Jombang Ini Mampu Dongkrak Ekonomi Produsen Tahu Badas

Wenny Rosalina • Kamis, 12 September 2024 | 14:38 WIB
Pengasuh PP Shofwanul Hikmah Desa Badas Kecamatan Sumobito, KH Moh Roihan Sugondo bersama santri yang mengikuti kirab maulid
Pengasuh PP Shofwanul Hikmah Desa Badas Kecamatan Sumobito, KH Moh Roihan Sugondo bersama santri yang mengikuti kirab maulid

RadarJombang.id – Pondok Pesantren Shofwanul Hikmah Desa Badas Kecamatan Sumobito, menggelar salawat dan maulid akbar, Rabu (11/8).

Melalui kegiatan ini, pesantren ingin menggaungkan perekonomian masyarakat utamanya kuliner khas Badas, yaitu tahu.

’’Badas itu daerah perekonomian tahu yang besar. Kami ingin, masyarakat tidak berpikir bahwa agama hanya soal ibadah, tapi juga mendukung perekonomian masyarakat,’’ kata pengasuh PP Shofwanul Hikmah, KH Moh Roihan Sugondo.

Rangkaian maulid akbar dimulai dengan kirab bertema Badas Menuju Sentra Tahu dan Religius.

Pawai diikuti grup drumband MI Bustanul Ulum Badas, drumband SDN Badas, drumband MI Bustanul Ulum Rejosari, serta santriwan dan santriwati PP Shofwanul Hikmah Badas.

PP Shofwanul Hikmah yang memiliki jargon persatuan diatas segala perbedaan, diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian warga.

Apalagi santri diniyah lansia pondok masyoritas produsen tahu.

PP Shofwanul Hikmah memiliki 100 santri anak-anak, dan sekitar 70 santri lansia. Mereka rutin mengikuti ngaji di pondok setiap hari.

’’Yang anak-anak pukul 13.30-17.00 WIB, yang lansia setelah salat Magrib,’’ jelasnya.

Rabu (11/9) malam digelar salawat dan maulid akbar yang dihadiri Syekh Ammar Azmi Ar Rafati dari Palestina.

Dia cicit Syekh Abdul Qadir Al Jailani. Juga Habib Ali Zainal Abidin Assegaf Munsyid Gresik.

Baca Juga: Pemdes Gambiran Rayakan Maulid Nabi Muhammad dengan Karnaval hingga Pengajian

Habib Anis Sholeh Ba’asyin dari Pati. Habib Alwi Assegaf dari Jombang. KH Ali Mas Adi dari Mojokerto.

KH Taufiqurrahman Almursyid dari Jombang dan KH Maghfur Ali Cukir. Juga ada hadrah Syifa’ul Qolbi Sidoarjo dan Dion Hanif.

Roihan berharap, kegiatan ngaji bersama warga Desa Badas dan sekitarnya.

Kegiatan itu, juga diharapkan bisa memberikan manfaat yang positif.

Utamanya membentuk karakter santri Badas menjadi lebih baik dan religius. (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#ekonomi #Pesantren #akbar #Jombang #Dongkrak #maulid #Produsen Tahu