Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Toriqoh 313, Ini Tujuh Golongan Mendapat Perlindungan Allah SWT di Akhirat

Rojiful Mamduh • Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:32 WIB
Rubrik Toriqoh oleh KH Cholil Dahlan
Rubrik Toriqoh oleh KH Cholil Dahlan

JombangBanget.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Dewan Pertimbangan MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan golongan yang kelak di akhirat mendapat perlindungan oleh Allah SWT.

’’Ada tujuh golongan yang kelak mendapat perlindungan dari Allah SWT. Semoga kita semua termasuk tujuh golongan ini,’’ tuturnya.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada tujuh golongan yang akan diberi naungan oleh Allah SWT di bawah naungan 'Arsy-Nya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.

Maksudnnya, Allah SWT akan melindungi mereka di padang mahsyar dari segala kesulitan.

Di padang mahsyar nanti, kesulitan yang dihadapi manusia sangat besar.

Sampai-sampai, ibu pun lupa pada bayinya. Orang hamil sampai keguguran.

Bahkan meskipun semua telanjang, tidak ada yang melihat orang lain. Saking beratnya kesulitan yang dihadapi kala itu.

Golongan pertama yang mendapat perlindungan pemimpin yang adil. Setiap orang yang menangani urusan orang-orang Islam. Baik dari kalangan penguasa dan pemerintah.

Kedua, pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah SWT. Maksudnya, dia mengawali umurnya dalam beribadah kepada Allah SWT dan terlibat dengan ibadah.

Khusus menyebut pemuda karena sesungguhnya pemuda adalah tempatnya syahwat.

’’Syahwat pemuda itu sangat besar. Pemuda golongan ini tidak mengikuti syahwatnya. Tetapi menggunakan masa mudanya untuk ngaji, belajar dan beribadah,’’ terangnya.

Baca Juga: Toriqoh 307, 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebab Hati Rusak

Seperti yang dilakukan anak-anak di pesantren.

Orang tua yang mengirim anaknya ke pesantren, akan mendapatkan kemuliaan karena anaknya termasuk golongan pemuda yang tumbuh dalam ibadah.

Ketiga, lelaki yang yang berzikir kepada Allah SWT dengan lisannya atau dengan hatinya dalam keadaan sepi dari manusia. Dia fokus kepada Allah SWT.

Sehingga mengalir air mata karena takut kepada Allah Ta'ala.

Keempat, orang yang hatinya terkait dengan masjid. Ketika dia keluar dari masjid hingga dia kembali ke masjid.

Maksudnya, hatinya sangat cinta pada masjid dan cinta untuk salat berjamaah di dalam masjid.

’’Waktunya digunakan untuk menunggu salat jamaah dan memakmurkan masjid,’’ jelasnya.

Makanya setelah salat, kita dianjurkan langsung niat menunggu salat berikutnya. Sehingga misalnya mati, mati dalam kondisi menunggu salat.

Kelima, orang yang bersedekah sunah kemudian dia menyembunyikannya.

Maksudnya, merahasiakannya dari manusia.

Sehingga seakan-akan, tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan tangan kanannya.

Andai tangan kiri dianggap sebagai seseorang yang terjaga, maka ia tidak akan mengetahui sedekahnya tangan kanan karena kerahasiaannya.

Keenam, dua orang yang saling mencintai karena Allah SWT. Karena mengharapkan rida Allah SWT bukan karena tujuan duniawi.

Mereka berkumpul karena cinta Allah SWT dan mereka berpisah karena cinta tersebut.

Mereka tetap dalam cinta mereka sampai kematian memisahkan keduanya.

Contohnya orang-orang yang mengikuti majelis taklim yang sama, santri di pesantren yang sama dan pelajar di sekolah yang sama.

Mereka berkumpul demi mencari ilmu karena Allah SWT. Serta berpisah demi menyebarkan ilmu juga karena Allah SWT.

Ketujuh, lelaki yang diajak wanita cantik untuk berzina lalu dia menolak.

Atau wanita yang diajak pria tampan untuk berzina kemudian menolak.

Dia berkata dengan lisannya atau dengan hatinya sambil mencegah dari perbuatan zina; Sesungguhnya aku takut kepada Allah Ta'ala.

’’Kenapa disebutkan yang mengajak wanita cantik, karena seringkali, yang membuat orang tertarik untuk pertama kali adalah wajah,’’ bebernya. 

Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati.

Jika zikir sudah masuk ke hati, maka akan mudah masuk tujuh golongan diatas. (jif/naz)

Editor : Achmad RW
#perlindungan #MUI Jombang #PP Darul Ulum Rejoso #Jombang #Toriqoh #akhirat #Mendapat #Golongan