RadarJombang.id - Pengasuh PP Darul Ulum Rejoso sekaligus Dewan Pertimbangan MUI Jombang, KH Cholil Dahlan, menjelaskan enam hal yang tersembunyi.
’’Sayidina Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata: Allah SWT menyembunyikan enam perkara di dalam enam hal,’’ tuturnya.
Pertama, Allah SWT menyembunyikan keridaan dalam ketaatan.
Ini agar manusia bersungguhsungguh dalam mengerjakan semua ketaatan.
Kita tidak boleh meremehkan ketaatan, sekalipun sangat kecil. Karena bisa jadi disitu ada keridaan Allah SWT.
Kedua, Allah SWT menyembunyikan kemurkaan dalam kemaksiatan.
Ini agar manusia menjauhi semua kemaksiatan.
Kita tidak boleh meremehkan kemaksiatan, sekalipun sangat kecil.
Karena bisa jadi disitu terdapat kemurkaan Allah SWT.
Ketiga, Allah SWT menyembunyikan lailatul qadar pada bulan Ramadan.
Ini agar manusia bersungguh-sungguh menghidupkan semua malam Ramadan dengan beribadah.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Amalan sunah pada bulan Ramadan seperti pahala fardu pada bulan lain.
Nabi juga bersabda; Barangsiapa berzina atau minum khamar di bulan Ramadan, maka dia dikutuk Allah SWT dan malaikat yang ada di langit sampai datang tanggal yang sama di tahun depan.
Orang yang berbuat kejelekan di bulan Ramadan, kemudian mati sebelum mengalami Ramadan berikutnya.
Maka tidak mempunyai kebajikan di sisi Allah SWT yang dapat menjaga dirinya dari api neraka.
Karena itu, bertakwalah kepada Allah Ta’ala di bulan Ramadan.
Pada bulan Ramadan kebaikan dilipatgandakan.
Begitu pula dengan kejelekan, dosanya juga dilipatgandakan.
Keempat, Allah SWT menyembunyikan para kekasih-Nya di tengah-tengah manusia.
Ini agar tidak merendahkan manusia lain.
Kita jangan menghina orang lain, karena siapa tahu dia wali Allah.
Kelima, Allah SWT menyembunyikan kematian di sepanjang usia.
Maka hendaklah setiap denyut jantung selalu digunakan menghimpun bekal untuk mati dengan cara beribadah.
Karena bisa jadi kematian segera tiba.
Baca Juga: Toriqoh 298: 6 Golongan Dilaknat
Keenam, Allah SWT menyembunyikan salat wusta, yakni salat yang paling utama dan istimewa dalam salat lima waktu.
Ini agar manusia mencarinya pada semua salat.
Salat wusta disebutkan dalam QS Albaqarah 238.
Selain itu, Allah SWT menyembunyikan nama-Nya yang agung, agar manusia bersungguh-sungguh berdoa dengan semua asma-Nya agar doanya dikabulkan.
Allah SWT menyembunyikan waktu dikabulkan doa pada hari Jumat agar manusia menggunakan semua waktu hari Jumat untuk berdoa.
Allah SWT menyembunyikan ayat sab’ul matsani, agar manusia bersungguh-sungguh membaca semua ayat Alquran.
Baca Juga: Toriqoh 296, 4 Tanda Jika Manusia Merupakan Ahli Surga
Warga toriqoh dibimbing zikir dengan kaifiyah dan haiah tertentu agar zikir mudah masuk ke dalam hati.
Jika zikir sudah masuk ke dalam hati, maka akan mudah melakukan ketaatan dan menjauhi maksiat.
Juga tidak merendahkan orang lain. Serta selalu rida dengan ketentuan Allah SWT. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW