RadarJombang.id - Ketua MWCNU Diwek, KH Muhammad Hamdi Sholeh, menjelaskan keutamaan delapan doa yang dibaca dalam salat.
Terutama doa khusus yang dibaca kala duduk di antara dua sujud.
’’Ada delapan doa istimewa yang selalu kita baca kala duduk di antara dua sujud,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (12/6).
Salat merupakan momentum kita paling dekat dengan Allah SWT.
Salat merupakan zikir, sebagaimana disebutkan dalam QS Taha 14.
’’Doa dalam salat itu mustajabah, mudah dikabulkan,’’ tegasnya.
Delapan doa yang dibaca kala duduk di antara dua sujud meliputi semua hajat kita di dunia dan akhirat.
Pertama rabigfirli, wahai Tuhan ampunilah dosaku.
Dosa membuat hati kotor sehingga malas beribadah dan sulit menerima nasihat.
Doa ini membuat dosa-dosa kita rontok.
Kedua, warhamni, rahmatilah aku.
Baca Juga: Binrohtal 2.176, Bekal Paling Penting di Akhirat: Niat, Amal dan Ikhlas
Rahmat Allah SWT meliputi segala hal. Termasuk rahmat yakni kasih sayang.
Kasih sayang terindah adalah kasih sayang Allah SWT. Kasih sayang Allah SWT jauh di atas segala kasih sayang.
Ketiga wajburni, tutuplah segala aibku dan bayarlah hutangku.
Apa yang ditutup oleh Allah SWT tak akan bisa dibuka oleh manusia.
Dan apa yang dibuka oleh Allah SWT tak akan bisa ditutup oleh manusia.
’’Semua orang pasti pernah punya hutang. Dengan doa ini, diberi kekuatan oleh Allah SWT sehingga bisa membayar hutang,’’ terangnya.
Keempat warfa'ni, tinggikanlah derajatku.
Orang yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT tak akan bisa dijatuhkan oleh manusia.
Sebaliknya, orang yang direndahkan oleh Allah SWT tak akan bisa ditinggikan oleh manusia.
’’Anda ingin mudah dan cepat naik pangkat? Rajinlah salat berjamaah,’’ saran Kiai Hamdi.
Kelima warzuqni, berikanlah aku rezeki.
Hanya Allah SWT yang memberi rezeki semua makhluk.
Baca Juga: Binrohtal 2.173, Persiapan Haji dan Keutamaan Kurban
Sebagaimana ditegaskan dalam QS Hud 6:
Rezeki bukan hanya materi. Namun juga kesehatan dan kesempatan.
Termasuk keluarga yang sakinah dan anak-anak yang saleh salehah.
Keenam wahdini, berikanlah aku petunjuk ke jalan kebenaran dan kebahagiaan dunia akhirat.
Petunjuk atau hidayah membuat hidup kita semakin baik dan semakin sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
Ketujuh wa'afini, berikanlah aku kesehatan atau afiyah.
Rasulullah bersabda; Afiyah mengandung 10 kebaikan.
Lima kebaikan di dunia dan lima di akhirat.
Lima kebaikan di dunia, ilmu, ibadah, rezeki halal, sabar atas penderitaan, dan syukur.
Sedangkan lima kebaikan di akhirat, kedatangan malaikat maut dengan kasih sayang dan kelembutan.
Tidak dikagetkan dengan malaikat munkar dan nakir di alam kubur.
Aman dari segala ketakutan. Dihilangkan kejelekan dan diterima kebaikannya. Serta melewati sirat (jembatan) seperti kilat sehingga masuk surga dengan selamat.
Baca Juga: Binrohtal 2.170, Alasan Berbuat Baik Pada Tetangga Itu Benar-Benar Penting
Kedelapan wa'fuanni, maafkan segala kesalahanku.
’’Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Makanya kita mohon agar semua kesalahan dimaafkan oleh Allah SWT,’’ tegasnya. (jif/naz/riz)
Editor : Achmad RW