Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Binrohtal 2.170, Alasan Berbuat Baik Pada Tetangga Itu Benar-Benar Penting

Rojiful Mamduh • Rabu, 29 Mei 2024 | 15:40 WIB
Binrohtal di Masjid Polres Jombang
Binrohtal di Masjid Polres Jombang

RadarJombang.id - Pengasuh PP Baiturrohim, Bandung, Diwek, Gus Nurul Asrofi, menjelaskan pentingnya berbuat baik kepada tetangga.

Hal itu, diungkapkannya saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (24/5).

’’Walaupun salatnya banyak, puasanya banyak, ahli ibadah, ahli tirakat, tapi sering menyakiti tetangganya. Entah dengan ucapannya maupun status medosnya, maka dia belum pantas disebut ahli surga,’’ tuturnya.

Sebaliknya, walaupun salatnya sedikit atau yang wajib-wajib saja.

Puasanya cuma Ramadan saja.  Sedekah hanya sedikit.

Tapi dia tidak pernah menyakiti tetangganya, maka dia pantas disebut ahli surga.

Dalam satu kesempatan, ada sahabat yang bertanya kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Sesungguhnya Fulanah melakukan ibadah malam dengan rutin, ia juga bersedekah, tapi ia menyakiti tetangga-tetangga dengan mulutnya.

Nabi kemudian menjawab: Ia tak punya kebaikan sama sekali. Dia termasuk ahli neraka.

Nabi ditanya lagi, si Fulanah itu salat hanya yang wajib-wajib saja.

Dia menyedekahkan beberapa potong roti keju, namun dia tidak pernah menyakiti hati tetangganya.

Baca Juga: Binrohtal 2.167, Tipuan Setan yang Harus Diwaspadai

Rasul kemudian menjawab, ’’Dia termasuk ahli surga.’’

Nabi juga bersabda; Tidak masuk surga orang yang tetangganya tidak selamat dari kejahatannya.

Sebaik-baik teman di sisi Allah SWT adalah orang yang paling baik di antara mereka terhadap temannya.

Dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah SWT adalah orang yang paling baik di antara mereka terhadap tetangganya.

Berbuat baik kepada tetangga bisa diwujudkan seperti berbahagia ketika tetangga mendapat nikmat.

Serta ikut bersedih (berempati) bila tetangga mendapat musibah.

Sehingga melahirkan sikap saling membantu.

Berpikir positif terhadap yang dilakukan tetangga. Jangan berprasangka negatif.

Apabila kita punya kelebihan rezeki, hendaklah berbagi dengan tetangga.

Rasulullah bahkan menganjurkan untuk saling memberi hadiah.

Hal itu akan melahirkan kecintaan di antara sesama.

Bahkan saat orang lain berbuat keburukan, kita tidak dianjurkan untuk membalasnya dengan keburukan yang serupa.

Baca Juga: Binrohtal 2.164, Berikan yang Terbaik untuk Sedekah Terbaik

Sebagaimana wasiat Rasulullah kepada Abu Dzar Al-Ghifari:

Kalau kamu memasak sayur, maka perbanyaklah kuahnya.

Kemudian lihatlah keluarga dari tetanggamu. Dan berilah mereka dengan baik.

Nabi juga bersabda; Tidaklah disebut mukmin orang yang kenyang, sedangkan tetangganya kelaparan. (jif/naz/riz)

 

Editor : Achmad RW
#berbuat baik #tetangga #Binrohtal